DPRD Dorong Smart Lighting untuk 10.000 PJU Baru Surabaya
SURABAYA — Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan, mendorong Dinas Perhubungan memperluas penerapan smart lighting pada program pemasangan 10.000 titik PJU baru yang direncanakan tahun 2026. Tujuannya meningkatkan responsivitas perbaikan dan kualitas layanan penerangan jalan bagi masyarakat.
Mengapa smart lighting?
Eri mengatakan teknologi lampu pintar bisa memberi notifikasi otomatis saat terjadi gangguan atau penurunan pencahayaan. Dengan demikian, perbaikan bisa dilakukan lebih cepat tanpa harus menunggu laporan warga.
- Deteksi kerusakan real-time dan notifikasi ke pusat kendali.
- Mempercepat pemeliharaan dan penggantian komponen yang rusak.
- Meningkatkan efisiensi operasional dan keamanan jalan.
Permintaan inventarisasi PJU
Komisi C meminta Dishub melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap kondisi PJU yang beroperasi, terutama unit yang sudah memasuki masa perbaikan atau perlu penggantian teknologi.
Belum semuanya smart lighting. Sudah ada sebagian yang terpasang di beberapa titik, tetapi yang lama-lama ini masih banyak yang belum menggunakan sistem tersebut,
Menurut Eri, inventarisasi itu penting agar program 10.000 titik PJU baru dimanfaatkan sebagai momentum transformasi menuju sistem penerangan yang lebih modern dan responsif.
Kalau smart lighting, ketika pencahayaan berkurang atau lampu rusak, akan muncul notifikasi ke sistem server di Dishub. Sehingga Dishub bisa langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan melakukan perbaikan atau penggantian,
Catatan fiskal dan penguatan SDM
Meski mendukung percepatan digitalisasi penerangan jalan, DPRD mengingatkan agar implementasi disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah. Eri menekankan pentingnya menjaga prioritas pembangunan lain agar tidak terganggu.
Kami berharap 10.000 titik PJU baru tahun ini bisa didorong menggunakan smart lighting, tentu dengan menyesuaikan kapasitas anggaran yang tersedia,
Selain anggaran, Komisi C juga menyoroti penguatan tata kelola sumber daya manusia. Optimalisasi SDM diperlukan supaya manfaat teknologi dapat dirasakan maksimal oleh warga.
Dengan memanfaatkan sistem yang ada, bagaimana manajemen SDM-nya bisa dioptimalkan sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik,
Dampak dan prospek layanan publik
Pengembangan smart lighting diharapkan meningkatkan kualitas layanan publik, mendukung keamanan jalan, dan mendorong kota yang lebih berkelanjutan. Jika direalisasikan secara bertahap sesuai kapasitas anggaran, program ini berpotensi mempercepat modernisasi infrastruktur penerangan Surabaya.
Catatan: DPRD menekankan kerja sama lintas perangkat daerah agar transformasi sistem penerangan berjalan lancar dan berkelanjutan.
Berita Terkait
PDI Perjuangan Probolinggo Tekankan Sinergi PAC, DPC, dan Ranting
Ketua DPC PDI Perjuangan Probolinggo minta PAC, DPC, dan ranting bersinergi untuk perkuat program kerakyatan...
Tari Glipang Buka Pelantikan PAC PDI Perjuangan Probolinggo
Tari Glipang oleh siswa SMPN 2 Dringu membuka pelantikan PAC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, menampilk...
Magetan Pertahankan WTP 12 Kali, DPRD Minta Perbaikan 60 Hari
DPRD Magetan apresiasi raihan 12 WTP BPK untuk LHP Keuangan 2025, namun minta perbaikan rekomendasi dalam 60...
DPRD Madiun Minta OPD Tindaklanjuti Rekomendasi BPK dalam 60 Hari
Ketua DPRD Madiun minta OPD menindaklanjuti rekomendasi BPK dalam 60 hari setelah Pemkab raih opini WTP ke-1...
PDI Perjuangan Lantik 264 PAC di Probolinggo, Fokus ke Kader Muda
DPC PDI Perjuangan Probolinggo melantik 264 pengurus PAC (29/5/2026) dan menegaskan peran kader muda dalam p...
PDIP Sidoarjo Bagikan 6 Sapi dan 1 Kambing Saat Iduladha 2026
PDIP Sidoarjo menyumbang 6 sapi dan 1 kambing untuk kurban Iduladha 1447 H, distribusi ke santri dan warga s...