KONI dan Kemenpora Perkuat Sinergi untuk Prestasi Olahraga
KOMITE Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dan Kementerian Pemuda dan Olahraga memperkuat kerja sama untuk mengakselerasi prestasi olahraga nasional. Pernyataan itu disampaikan saat pembukaan Rakernas dan Musornaslub KONI 2026 di Ballroom Hotel Pullman, Jakarta Barat, Kamis, 21 Mei 2026.
Tujuan dan komitmen bersama
Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menegaskan bahwa penguatan pembinaan olahraga mendukung Asta Cita Presiden. Menurutnya, Pekan Olahraga Nasional (PON) menjadi program strategis untuk mencapai sasaran tersebut.
"PON merupakan program strategis nasional untuk mewujudkan sasaran Asta Cita bidang olahraga,"
Marciano menjelaskan pembinaan prestasi berlangsung secara berjenjang, melibatkan KONI provinsi, KONI kabupaten/kota, dan induk cabang olahraga. Ia juga menekankan pentingnya semangat Merah Putih untuk menyatukan semua pihak.
Perluasan format PON dan terobosan pembinaan
KONI mendorong perluasan format PON untuk menjangkau lebih banyak atlet dan daerah. Beberapa inisiatif yang disebutkan antara lain:
- PON Bela Diri
- PON Pantai
- PON Indoor
- PON Remaja
Tujuannya agar pembinaan olahraga berjalan lebih luas dan berjenjang di seluruh Indonesia. Pendekatan ini juga dimaksudkan untuk memperkuat talenta muda yang menjadi tulang punggung prestasi jangka panjang.
Revisi ADART dan sinkronisasi agenda nasional
Salah satu agenda Rakernas adalah penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (ADART) KONI Pusat. Diskusi juga membahas sinkronisasi kalender kegiatan agar jadwal antar-penyelenggara tidak berbenturan.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan proses pembinaan dan kompetisi berlangsung efektif, serta menghindari pemborosan sumber daya akibat tumpang tindih kegiatan.
Persiapan PON XXII/2028
KONI Pusat melanjutkan persiapan PON XXII/2028 yang direncanakan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. Sebagian cabang olahraga bertipe olympic sport juga direncanakan berlangsung di DKI Jakarta.
Pesan persatuan dari pemerintah
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir diwakili Wakil Menpora Taufik Hidayat pada acara tersebut. Dalam sambutan yang dibacakan, Taufik menegaskan bahwa pemerintah melihat KONI dan cabang olahraga sebagai mitra strategis pembinaan nasional.
"Tidak ada sedikitpun niat dari Kemenpora untuk tidak bekerja sama dengan KONI dan cabang olahraga,"
Menurut Taufik, tanpa kebersamaan dan persatuan, mustahil prestasi olahraga nasional meningkat. Pernyataan ini menegaskan harapan agar semua stakeholder mengesampingkan perbedaan demi tujuan bersama.
Rangkaian keputusan di Rakernas diharapkan memperkuat koordinasi, memperjelas tata kelola, dan mempercepat persiapan PON 2028. Dengan sinergi yang semakin kuat, target prestasi jangka menengah dan panjang menjadi lebih realistis.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Prancis Siap Mencalonkan Diri Tuan Rumah Piala Dunia 2038 atau 2042
Prancis bersiap mencalonkan diri jadi tuan rumah Piala Dunia 2038 atau 2042 setelah studi kelayakan sejak 20...
Persija Pertahankan Hafizh hingga 2029
Persija resmi perpanjang kontrak Muhamad Hafizh hingga 2029; kiper muda jebolan EPA-20 akan dipersiapkan unt...
Alex Martin Siap Hadapi Tantangan setelah Gol Penyelamat Persebaya
Alex Martin mencetak gol krusial untuk Persebaya pada laga 99th Anniversary, meningkatkan kepercayaan diri s...
Partai Demokrat Liberal Minta UEFA Tinggalkan FIFA
Partai Demokrat Liberal Inggris mendesak UEFA dan FA mundur dari FIFA menyusul kontroversi keputusan dan keb...
Petisi 'Usir Argentina' dari Piala Dunia Kumpulkan 23 Juta Tanda Tangan
Petisi daring menuntut larangan permanen bagi Argentina di Piala Dunia mengumpulkan 23 juta tanda tangan, ny...
Phil Foden Perpanjang Kontrak Empat Tahun di City
Phil Foden menandatangani kontrak empat tahun dengan Manchester City hingga 2030, berkomitmen memenangkan le...