Nasional

Kemenhub dan Korlantas Perkuat Sinergi untuk Keselamatan Transportasi

Bagikan:
Pertemuan Kemenhub dan Korlantas membahas keselamatan transportasi dan Zero ODOL di Kantor Kemenhub Jakarta

Kementerian Perhubungan dan Korps Lalu Lintas Polri memperkuat sinergi melalui pertemuan pada Selasa, 14 Juli 2026, di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta. Pertemuan ini bertujuan meningkatkan keselamatan transportasi, kelancaran angkutan jalan, dan menjaga distribusi logistik nasional melalui koordinasi yang lebih erat.

Pertemuan dan tujuan strategis

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bertemu dengan Kepala Korlantas Polri Wibowo untuk mempererat komunikasi dan kerja sama operasional di lapangan. Menurut Dudy, personel kedua lembaga sering berada di lokasi yang sama saat menjalankan tugas, sehingga koordinasi yang baik menjadi krusial.

Dia menegaskan kesiapan Kementerian Perhubungan menjadi mitra aktif dan terbuka untuk mendukung upaya peningkatan keselamatan dan pelayanan transportasi bagi masyarakat.

"Pertemuan ini bukan sekadar untuk saling mengenal, lebih jauh untuk memperkuat komunikasi. Dan pada akhirnya memastikan bahwa kerja sama Korlantas Polri dan Kemenhub dapat terus berjalan dengan semakin solid,"

Tiga agenda prioritas yang dibahas

Dalam pertemuan itu, kedua instansi menyepakati fokus pada tiga agenda besar. Pembahasan ini dimaksudkan untuk memperkuat koordinasi pelaksanaan program bersama yang berkaitan dengan keselamatan jalan dan kelancaran angkutan.

  • Zero Over Dimension Over Loading (Zero ODOL)
  • Pengamanan operasi Natal dan Tahun Baru (Nataru)
  • Perayaan dan kampanye Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Penekanan pada penanganan Zero ODOL

Kepala Korlantas Wibowo menyoroti pentingnya perencanaan matang untuk program Zero ODOL. Ia meminta agar upaya penanganan tidak mengganggu alur distribusi logistik nasional dan menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok.

"Tentunya kegiatan penanganan terkait harus betul-betul direncanakan dengan matang sehingga tidak mengganggu sistem distribusi logistik nasional. Harga Bapokting terutama tetap stabil, ketersediaan juga tetap ada, ini harapan kita bersama,"

Dampak operasional dan harapan ke depan

Kolaborasi itu diharapkan memperlancar manajemen angkutan pada musim libur besar seperti Nataru dan Lebaran, serta mengurangi pelanggaran muatan berlebih yang berisiko terhadap keselamatan jalan. Komunikasi cepat dan saling percaya menjadi kunci pelaksanaan agenda bersama.

Ke depan, kedua institusi akan menindaklanjuti rencana operasional, pembagian tugas lapangan, dan mekanisme koordinasi lintas instansi. Tujuannya agar masyarakat dapat bepergian dan menerima barang kebutuhan pokok dengan aman, tertib, dan lancar.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait