APPMBGI Usulkan Lima Langkah Penyempurnaan Tata Kelola MBG
Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) mengajukan lima langkah penyempurnaan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Badan Gizi Nasional. Usulan disampaikan untuk memperkuat pelaksanaan, meningkatkan koordinasi, dan memastikan efektivitas program di daerah.
Lima langkah yang diajukan
Ketua Umum APPMBGI, Abdul Rivai Ras, merinci rekomendasi yang dinilai penting untuk perbaikan operasional program. Rekomendasi itu mencakup penguatan mekanisme konsultasi, evaluasi bersama antarpemangku kepentingan, serta penetapan standar operasional yang konsisten.
- Penguatan konsultasi antara pemerintah dan pelaksana lapangan.
- Pelaksanaan evaluasi bersama untuk mengukur capaian dan kendala.
- Penerapan standar operasional prosedur yang konsisten di seluruh daerah.
- Kepastian verifikasi SPPG untuk mendukung akuntabilitas.
- Peningkatan komunikasi responsif antarinstansi dan pelaksana.
Kutipan dan sikap APPMBGI
Rivai menekankan pentingnya menjaga program sebagai agenda bangsa. Ia mengajak semua pihak mengedepankan kolaborasi dan profesionalisme.
"Program MBG merupakan agenda besar bangsa yang harus dijaga bersama. Keberhasilan program ini akan menjadi warisan penting bagi pembangunan kualitas generasi Indonesia di masa depan,"
Ia juga mengingatkan agar fokus perbaikan lebih diprioritaskan daripada saling menyalahkan.
"Program ini terlalu besar untuk dipertentangkan. Yang dibutuhkan hari ini bukan saling menyalahkan, melainkan saling memperbaiki,"
Komitmen menjadi mitra strategis
Rivai menegaskan komitmen APPMBGI untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis secara berkelanjutan. Menurutnya, perbaikan tata kelola diperlukan agar manfaat program dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
"Kami akan terus menjadi mitra strategis pemerintah mengawal Program Makan Bergizi Gratis. Langkah ini dilakukan agar program MBG semakin baik, akuntabel, dan manfaatnya dirasakan seluruh rakyat Indonesia,"
Implikasi dan harapan ke depan
Jika usulan diadopsi, diharapkan koordinasi antarlevel pemerintahan dan pelaksana lapangan membaik. Selanjutnya, konsistensi SOP dan verifikasi yang jelas diperkirakan meningkatkan akuntabilitas anggaran dan distribusi makanan bergizi.
Dengan langkah-langkah yang terstruktur, APPMBGI berharap Program MBG tidak hanya berjalan efektif, tetapi juga meninggalkan dampak jangka panjang bagi kualitas gizi anak dan masyarakat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
BMKG: Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Suhu Capai 35°C
BMKG prakirakan awan tebal seharian di DKI Jakarta (15 Juli 2026) dengan suhu 25–35°C; sebagian wilayah cera...
Menhut Siapkan Standar Minimum untuk Manggala Agni Perkuat Karhutla
Menhut siapkan standar kebutuhan minimum untuk Manggala Agni agar kesiapsiagaan dan keselamatan petugas saat...
Kemenhub Uji Coba ETLE, Catat 140.309 Pelanggaran Angkutan Barang
Kemenhub catat 140.309 pelanggaran angkutan barang selama uji coba ETLE pada 27 Jan–30 Juni 2026 untuk dukun...
APPMBGI Dukung Penguatan Tata Kelola Program MBG
APPMBGI mendukung penguatan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis untuk keberlanjutan gizi anak, penuruna...
Purbaya Perkuat Akurasi Bansos dan Subsidi lewat Integrasi Data
Menteri Keuangan Purbaya menyatakan pemerintah perkuat akurasi penyaluran bansos dan subsidi lewat pemutakhi...
DP Haji 2027 Rp4 Triliun, DPR Minta Jaminan Kualitas Pelayanan
Komisi VIII DPR setuju DP haji 2027 sebesar Rp4 triliun; DPR minta setiap rupiah dialokasikan untuk meningka...