Kemenhub Uji Coba ETLE, Catat 140.309 Pelanggaran Angkutan Barang
Kementerian Perhubungan mencatat 140.309 pelanggaran kendaraan angkutan barang selama uji coba pengawasan ETLE yang berlangsung sejak 27 Januari hingga 30 Juni 2026. Uji coba ini digelar di tiga lokasi UPPKB yang dilengkapi teknologi Weigh In Motion untuk mendukung penerapan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) pada 2027.
Hasil uji coba dan rincian pelanggaran
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melaporkan jumlah pelanggaran berdasarkan jenis pelanggaran selama periode uji coba. Data ini menjadi dasar penegakan dan perbaikan sistem pengawasan angkutan barang.
| Jenis Pelanggaran | Jumlah | Persentase |
|---|---|---|
| Pelanggaran daya angkut | 82.158 | 54% |
| Pelanggaran dokumen | 58.057 | 46% |
| Pelanggaran tata cara muat | 94 | - |
| Total | 140.309 | 100% |
Lokasi uji coba dan teknologi
Uji coba pengawasan ETLE berlangsung di tiga Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) yang telah dipasangi Weigh In Motion. Ketiga lokasi tersebut adalah UPPKB Kertapati dan UPPKB Talang Kelapa di Sumatera Selatan, serta UPPKB Balonggandu di Jawa Barat.
Penempatan teknologi ini memungkinkan deteksi pelanggaran daya angkut secara otomatis dan konsisten selama periode pengujian.
Tindak lanjut dan proses konfirmasi
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menindaklanjuti temuan dengan mengirim surat konfirmasi kepada pelanggar dan pemilik kendaraan. Sebanyak 27.789 surat konfirmasi telah dikirimkan melalui perpanjangan tangan Ditjen Hubdat di berbagai daerah.
Sejak 27 Januari 2026 hingga 30 Juni 2026, tercatat ada 140.309 pelanggaran kendaraan angkutan barang
Hingga laporan terakhir, 883 surat telah memperoleh konfirmasi dari pelanggar sesuai mekanisme yang berlaku.
Sebanyak 27.789 surat konfirmasi telah dikirimkan kepada para pelanggar, melalui perpanjangan tangan Ditjen Hubdat di daerah
Evaluasi dan langkah ke depan
Direktur Jenderal Aan Suhanan meminta pelanggar segera melakukan konfirmasi sebagai bagian dari proses penegakan hukum. Konfirmasi membantu verifikasi data dan mempercepat tindak lanjut administratif atau penilangan.
Tentunya sistem ini akan kami evaluasi secara berkala. Demi mewujudkan pengawasan dan penegakan kendaraan angkutan barang yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien
Evaluasi berkala dijadwalkan sebelum pelaksanaan penuh kebijakan Zero ODOL pada 2027. Hasil uji coba ini akan menjadi dasar perbaikan aturan, prosedur penindakan, dan perluasan penggunaan teknologi timbang otomatis.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
BMKG: Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Suhu Capai 35°C
BMKG prakirakan awan tebal seharian di DKI Jakarta (15 Juli 2026) dengan suhu 25–35°C; sebagian wilayah cera...
Menhut Siapkan Standar Minimum untuk Manggala Agni Perkuat Karhutla
Menhut siapkan standar kebutuhan minimum untuk Manggala Agni agar kesiapsiagaan dan keselamatan petugas saat...
APPMBGI Usulkan Lima Langkah Penyempurnaan Tata Kelola MBG
APPMBGI mengusulkan lima langkah penyempurnaan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis untuk memperkuat pel...
APPMBGI Dukung Penguatan Tata Kelola Program MBG
APPMBGI mendukung penguatan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis untuk keberlanjutan gizi anak, penuruna...
Purbaya Perkuat Akurasi Bansos dan Subsidi lewat Integrasi Data
Menteri Keuangan Purbaya menyatakan pemerintah perkuat akurasi penyaluran bansos dan subsidi lewat pemutakhi...
DP Haji 2027 Rp4 Triliun, DPR Minta Jaminan Kualitas Pelayanan
Komisi VIII DPR setuju DP haji 2027 sebesar Rp4 triliun; DPR minta setiap rupiah dialokasikan untuk meningka...