DPRD Ngawi Sidak Venue POPDA XV Jatim 2026, Banyak Fasilitas Perlu Perbaikan
Ngawi – Komisi III DPRD Kabupaten Ngawi menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah venue POPDA XV Jawa Timur 2026 dan menemukan banyak fasilitas yang belum siap. Sidak mencakup arena sepak bola, bulu tangkis, dan olahraga air, dengan catatan perbaikan yang harus diselesaikan sebelum kompetisi.
Lokasi yang disidak dan temuan awal
Tim sidak meninjau beberapa titik, yakni lapangan sepak bola di Desa Karangasri dan Desa Sambiroto, arena bulu tangkis di Desa Karangasri, serta venue olahraga air di Waduk Pondok, Kecamatan Bringin. Hasil pemeriksaan menunjukkan variasi kondisi sarana antar lokasi.
Temuan di arena bulu tangkis
Di arena bulu tangkis, anggota dewan mencatat sejumlah kekurangan yang mendesak. Fasilitas penerangan belum memadai, kondisi net dipandang kurang layak, kebersihan gedung perlu ditingkatkan, dan kamar mandi masih belum memenuhi standar.
Masalah di lapangan sepak bola
Lapangan sepak bola justru menunjukkan masalah struktural. Dewan menemukan tiang gawang yang sudah mleyot atau goyang. Selain itu, papan skor belum tersedia, begitu pula ruang ganti untuk pemain dan official cadangan.
Venue olahraga air dinilai siap
Sementara itu, Waduk Pondok dinilai sudah cukup memadai dan sesuai standar untuk menyelenggarakan pertandingan cabang olahraga air. Lokasi ini menjadi salah satu titik yang mendapatkan penilaian paling positif dari tim sidak.
Tindak lanjut dan tenggat waktu
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ngawi, Drs. Soeradji, yang turut dalam pemeriksaan, menegaskan semua fasilitas harus siap paling lambat satu minggu sebelum hari pelaksanaan. Ia juga menyatakan bahwa pemeriksaan berkala akan dilakukan.
“Setiap venue rata-rata memiliki 5 sampai 6 poin yang harus segera dibenahi. Seperti di lapangan sepak bola, papan skor belum ada, tempat untuk official dan pemain cadangan juga belum tersedia. Kami akan terus mengecek secara berkala, minimal akhir bulan ini akan kita tinjau ulang.”
Soeradji menyebut proses lelang untuk pengerjaan fasilitas sedang berjalan melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Ngawi, dan pelaksanaan perbaikan akan dilakukan oleh penyelenggara atau event organizer (EO).
Permintaan kompensasi dan komitmen pengawasan
Selain mempercepat perbaikan, Soeradji mendorong agar EO memberikan kontribusi atau kompensasi kepada pemerintahan desa yang meminjamkan fasilitas, misalnya Desa Karangasri, sebagai bentuk tanggung jawab pemeliharaan pasca-kegiatan.
“Kami konsisten bahwa POPDA di Ngawi ini harus sukses besar. Apalagi kita bertindak sebagai tuan rumah. Jika pembenahan tidak segera dilakukan oleh pihak terkait, kami tidak ragu untuk kembali menggelar sidak dan memanggil Kepala Dispora.”
Inspeksi ini menjadi sinyal kuat bagi penyelenggara agar mempercepat perbaikan dan koordinasi dengan pihak terkait. Dengan tenggat yang diberikan, fokus kini berpindah ke pelaksanaan perbaikan teknis dan administrasi lelang agar semua venue siap saat POPDA XV Jatim 2026 digelar.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Ansari Imbau Warga Pamekasan Catat Pernikahan di KUA
Hj. Ansari mengimbau warga Pamekasan mendaftarkan pernikahan di KUA untuk kepastian hukum dan perlindungan h...
Surabaya Ubah Outbound Jadi Wisata Edukasi Kebangsaan untuk PAUD
Sekolah di Surabaya mengemas outbound sebagai wisata edukasi kebangsaan untuk PAUD, mengenalkan sejarah lewa...
Bupati Trenggalek Dorong Wirausaha Muda untuk Ciptakan Lapangan Kerja
Bupati Trenggalek mendorong generasi muda jadi wirausaha untuk ciptakan lapangan kerja, dibahas saat kunjung...
Puan Minta Perlindungan Menyeluruh bagi Korban Karhutla
Puan Maharani minta pemerintah perkuat perlindungan warga terdampak karhutla, bukan hanya pemadaman tetapi j...
Surabaya siapkan 50 Ha lahan pemakaman di Sumberejo
Pemkot Surabaya menyiapkan lahan cadangan 50 hektare di Sumberejo untuk kebutuhan pemakaman Surabaya Barat,...
Demang Sambang: Dimas Pratama Serap Aspirasi Petani Tulungagung
Dimas Pratama menggelar Demang Sambang di Ngunut dan Sumbergempol, menyerap aspirasi petani dan menyosialisa...