Sertijab Geuchik Sungai Pauh Tanjong untuk Pembangunan
Langsa Estafet kepemimpinan Gampong Sungai Pauh Tanjong, Kecamatan Langsa Barat, resmi berpindah pada Senin 3 Agustus di aula kantor geuchik setempat. Prosesi serah terima jabatan menandai pergantian Pj Geuchik Abdullah kepada Geuchik definitif terpilih periode 2026 2032, Raja Syahputra SE MSi, dengan penekanan pada kesinambungan program pembangunan dan persatuan warga.
Prosesi dan pihak yang hadir
Acara berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Camat Langsa Barat, aparatur gampong, tuha peut, tokoh agama, tokoh masyarakat serta pemuda hadir untuk menyaksikan tongkat estafet kepemimpinan.
Serah terima jabatan ini menjadi simbol transfer tanggung jawab terhadap pengelolaan aset dan program gampong yang telah berjalan selama masa tugas Pj Geuchik.
Pesan Camat dan penekanan program
Camat Langsa Barat Andre Isvani menegaskan bahwa sertijab bukan sekadar seremoni, melainkan kelanjutan pembangunan gampong. Ia meminta pengelolaan aset dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat.
Sertijab bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi estafet kepemimpinan dan program pembangunan gampong. Seluruh aset, baik bergerak maupun tidak bergerak, harus dikelola untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.
Andre juga mengingatkan agar perbedaan pilihan politik saat Pilchiksung tidak terbawa ke pemerintahan. Ia mendorong kolaborasi, termasuk penguatan ekonomi melalui program koperasi desa.
Ucapan terima kasih dan permintaan maaf
Pj Geuchik Abdullah menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan selama hampir dua tahun masa tugasnya. Ia meminta maaf jika ada perkataan, sikap, atau kebijakan yang kurang berkenan bagi warga.
Jika ada perkataan, sikap maupun kebijakan yang kurang berkenan, saya mohon maaf kepada seluruh warga Gampong Sungai Pauh Tanjong.
Ketua Tuha Peut Gampong Sungai Pauh Tanjong, Arnoni, memberikan apresiasi atas pengabdian Pj Geuchik selama masa tugasnya dan berharap geuchik terpilih meneruskan pelayanan terbaik.
Komitmen geuchik baru
Dalam pidato perdananya, Geuchik Raja Syahputra menegaskan komitmen menyatukan warga dan merajut kembali persatuan yang sempat terpecah oleh kompetisi pemilihan.
Hari ini kita mempersatukan seluruh warga Gampong Sungai Pauh Tanjong. Tidak ada lagi nomor urut 01 hingga 06. Semuanya sudah menjadi satu.
Raja mengajak aparatur, tuha peut, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda untuk bahu membahu mewujudkan Gampong Sungai Pauh Tanjong yang lebih maju dan sejahtera.
Serah terima jabatan ini menandai babak baru kepemimpinan gampong, beralih dari perbedaan pilihan menuju kerja bersama demi kemajuan. Keberlanjutan program dan sinergi antar elemen masyarakat akan menjadi penentu hasil pembangunan di periode mendatang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPRK Aceh Tenggara Sahkan Perubahan APBK 2026 Rp1,145 T
DPRK Aceh Tenggara mengesahkan Raqan Perubahan APBK 2026 senilai Rp1.145.689.513.010 setelah evaluasi Gubern...
DPRD Sumut Mendesak Penambahan Bed Rumah Sakit karena Antrean BPJS
Wakil Ketua DPRD Sumut mendesak penambahan bed rumah sakit karena antrean pasien rujukan BPJS dan distribusi...
Perkebunan Sawit Diduga Ilegal Kuasai Ratusan Hektare di Asahan
Ratusan hektare lahan APL di Desa Sei Dua Hulu, Asahan, diduga dialihfungsikan jadi perkebunan sawit; kepala...
Kak Na Tinjau Pengungsian Banjir di Trumon, Aceh Selatan
Ketua TP PKK Aceh meninjau posko pengungsian di Trumon 4 Nov 2026, menyerahkan bantuan logistik dan menyorot...
Sergai Revisi Perda untuk Perkuat Pengelolaan Aset Daerah
Pemkab Sergai ajukan revisi Perda Pengelolaan Barang Milik Daerah untuk perkuat administrasi, kepastian huku...
Gubernur Aceh Temui Presiden Prabowo Bahas Otsus dan Blang Padang
Gubernur Aceh Muzakir Manaf bertemu Presiden Prabowo di Istana Merdeka 4/11 untuk membahas Dana Otsus, Blang...