Kak Na Tinjau Pengungsian Banjir di Trumon, Aceh Selatan
ACEH SELATAN — Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Hj. Marlina Usman (Kak Na), bersama Ketua DWP Aceh Fitriani Taufik meninjau Posko Pengungsian Kompi Brimob Batalyon C Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, Rabu, 4 November 2026. Kunjungan bertujuan meninjau kondisi warga terdampak banjir dan menyalurkan bantuan logistik Pemerintah Aceh.
Peninjauan dan instruksi kepada petugas
Di posko, Kak Na memerintahkan petugas dan relawan memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi. Fokusnya pada ketersediaan pangan, kelayakan tenda penampungan sementara, serta layanan kesehatan rutin.
Perhatian khusus diarahkan pada kelompok rentan: ibu, lansia, anak-anak, dan wanita hamil. Kak Na juga meminta monitoring kesehatan dilakukan secara berkala.
"Kondisi kesehatan masyarakat terdampak banjir harus terus diperhatikan, khususnya kepada kelompok rentan, mereka tentu harus mendapat perhatian lebih,"
Data pengungsi dan layanan posko
Berdasarkan data penanganan bencana, banjir di kawasan Lhok Raya, Kecamatan Trumon Tengah mulai terjadi sejak 28 Oktober 2026. Akibatnya 26 kepala keluarga atau 86 jiwa mengungsi ke posko penampungan.
Dari total warga terdampak tercatat:
- Perempuan: 49 jiwa
- Anak-anak: 9 jiwa
- Balita: 7 jiwa
- Bayi: 4 jiwa
Selama peninjauan, rombongan yang didampingi Ketua TP PKK Aceh Selatan, Nafisah Mirwan MS, melakukan dialog langsung dan memberikan psychological first aid untuk penguatan psikologis pengungsi.
"Tetap bersabar ya bu, pak. Insya Allah banjir segera surut agar bapak dan ibu bisa segera kembali ke rumah masing-masing,"
Dapur umum dan dukungan bagi petugas
Rombongan juga meninjau operasional dapur umum. Kak Na ikut membantu proses penyiapan dan pembungkusan paket makanan yang akan didistribusikan ke pengungsi.
Sebelum meninggalkan lokasi, ia memberi apresiasi dan motivasi kepada seluruh petugas serta relawan yang bertugas di posko bencana.
"Tetap semangat dalam menjalankan tugas... bapak dan ibu petugas juga harus selalu menjaga kesehatan, minum multivitamin biar tetap fit,"
Implikasi dan tindak lanjut
Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemerintah Aceh dan organisasi pendamping untuk memperkuat layanan darurat dan pemulihan. Pemantauan berkelanjutan, distribusi bantuan, dan dukungan kesehatan akan tetap difokuskan hingga kondisi aman untuk pemulangan.
Koordinasi lintas instansi dan relawan diperlukan agar proses pemulihan berjalan cepat dan terarah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kapolres Pematangsiantar Jalin Silaturahmi dengan Pimpinan GKPS
Kapolres Pematangsiantar AKBP Dhana Noer Kurniawan mengunjungi Kantor Pusat GKPS, Selasa (3/11), untuk mempe...
RSUD Tarutung Jalankan Cath Lab, Lakukan Pemasangan Ring Jantung Perdana
RSUD Tarutung mulai mengoperasikan Cath Lab dan berhasil melakukan pemasangan ring jantung perdana, langkah...
RSUD Tarutung Sukses Pasang Dua Ring Jantung Perdana
RSUD Tarutung berhasil memasang dua ring jantung perdana pada 5 November, memperluas akses penanganan kardio...
Polsek Kualuh Hulu Tangkap Pelaku Curanmor di Labuhanbatu Utara
Polsek Kualuh Hulu menangkap satu pelaku curanmor setelah motor hilang dari parkir masjid; satu tersangka la...
PG/TK Panca Budi Medan Gelar Manasik Haji untuk Anak
PG/TK Panca Budi Medan menggelar Manasik Haji pada 30 Oktober 2026 untuk mengenalkan nilai Islam dan menanam...
DHD 45 Pamerkan 2.000 Buku Lawas untuk Perkuat Literasi Kebangsaan
DHD 45 Sumut pamerkan 2.000 buku lawas di Medan (4-8 Nov 2026) untuk memperkuat literasi kebangsaan dan renc...