Alumni MagangHub Bisa Dapat Sertifikat BNSP Gratis dari Kemnaker
Alumni MagangHub kini dapat memperoleh sertifikasi kompetensi BNSP secara gratis. Pengumuman ini disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli pada 1 Juni 2026. Pendaftaran dilakukan secara daring, sedangkan uji kompetensi dilaksanakan tatap muka melalui jaringan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) di sejumlah balai pelatihan.
Cara pendaftaran dan alur uji kompetensi
Alumni program MagangHub yang ingin mendapatkan sertifikat BNSP harus mendaftar secara online terlebih dahulu. Peserta memilih satu dari 15 skema sertifikasi sesuai bidang dan pengalaman selama magang.
Setelah pendaftaran online selesai, peserta akan mengikuti uji kompetensi secara tatap muka. Pelaksanaan uji dilakukan oleh 21 LSP yang tergabung dalam jaringan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kementerian Ketenagakerjaan.
"Pemerintah memfasilitasi sertifikasi bagi peserta MagangHub yang telah menyelesaikan program pemagangan guna meningkatkan daya saing tenaga kerja,"
Lokasi uji kompetensi
Uji kompetensi berlangsung di beberapa balai pelatihan utama. Enam Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) ditunjuk sebagai lokasi utama.
- BBPVP: Bandung, Bekasi, Makassar, Medan, Semarang, Serang
Selain itu, ada 15 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) yang juga melayani uji kompetensi.
- BPVP: Ambon, Banda Aceh, Bandung Barat, Bantaeng, Banyuwangi, Belitung, Kendari, Lombok Timur, Padang, Pangkep, Samarinda, Sidoarjo, Sorong, Surakarta, Ternate
"Setelah mendaftar secara online, pelaksanaan uji kompetensi dilakukan secara offline tatap muka. Tepatnya, di 21 Lembaga Sertifikasi Profesi melalui jaringan UPTP Kemnaker yang tersebar di berbagai daerah,"
Gratis dan manfaat bagi lulusan
Yassierli menegaskan bahwa seluruh proses sertifikasi bagi alumni MagangHub tidak dipungut biaya. Pemerintah berharap sertifikat BNSP menjadi bukti pengakuan formal atas keterampilan peserta.
"Sertifikasi tersebut menjadi bukti valid atas keterampilan yang dikuasai. Sehingga, memudahkan peserta untuk diserap oleh industri,"
Dengan sertifikat resmi, lulusan diharapkan lebih mudah bersaing di pasar kerja dan memenuhi kebutuhan industri yang semakin spesifik.
Target peserta dan integrasi program
Kemnaker menargetkan perluasan Program MagangHub hingga mencapai 150 ribu peserta pada 2026. Untuk meningkatkan kualitas lulusan, penyelesaian program magang kini diintegrasikan dengan proses sertifikasi kompetensi.
Informasi pendaftaran dan alur lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi Kementerian Ketenagakerjaan atau unit pelaksana setempat.
Langkah ini diharapkan memberi nilai tambah nyata bagi lulusan, tidak hanya pengalaman kerja tetapi juga pengakuan formal yang diakui industri.
Berita Terkait
Wamendag Pacu Perluasan Akses Pasar Global Produk Halal
Wamendag Dyah Roro dorong perluasan akses pasar global untuk produk halal lewat kerja sama dagang, program U...
Menperin: 2,07 Juta IKM Pangan Jadi Sektor Pemberdayaan
Menperin sebut IKM pangan 2,07 juta unit jadi sektor pemberdayaan, menyumbang 46,63% IKM nasional dan menunj...
Cara Daftar Subsidi Tepat Pertamina untuk Pertalite dan Solar
Panduan lengkap mendaftar program Subsidi Tepat Pertalite dan Solar lewat MyPertamina, syarat, langkah verif...
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Avtur hingga 10%
Pertamina Patra Niaga menurunkan harga avtur hingga 10% sejak 1 Juni 2026 di 72 AFT, mengikuti tren penuruna...
Harga BBM Juni 2026: Solar Turun, Pertamax Turbo Naik
Pembaruan harga BBM Pertamina per Juni 2026: solar nonsubsidi turun, Pertamax Turbo naik. Berikut rincian ha...
Purbaya: DSI Diharap Dongkrak Pendapatan Negara
Pemerintah mulai terapkan ekspor satu pintu lewat DSI per 1 Juni 2026 untuk tekan praktik under-invoicing da...