Asahan Luncurkan Sensus Ekonomi 2026, 654 Petugas Dilepas
Pemerintah Kabupaten Asahan bersama BPS resmi mencanangkan dan melepas petugas Sensus Ekonomi 2026 pada Senin, 15 Juni 2026. Kegiatan digelar di Aula Melati Kantor Bupati Asahan dengan tujuan mengumpulkan data ekonomi yang menjadi dasar kebijakan daerah dan nasional.
Siapa yang hadir
Acara pelepasan dihadiri pejabat daerah dan unsur pemerintahan setempat. Hadir antara lain:
- Bupati dan Wakil Bupati Asahan
- Ketua DPRD dan Forkopimda
- Perwakilan OPD, camat se-Kabupaten Asahan
- Kepala BPS Kabupaten Asahan, Rahmat Gustiar
Target dan jadwal pendataan
BPS menetapkan target luas dan rentang waktu yang jelas untuk pendataan. Pendataan lapangan berlangsung dari 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan target mencakup 321.757 unit rumah tangga dan usaha di seluruh Kabupaten Asahan.
| Keterangan | Jumlah |
|---|---|
| Total petugas | 654 |
| PPL (Pendamping Lapangan) | 567 |
| PML (Pendata Mandiri Lapangan) | 83 |
| Petugas usaha besar | 4 |
Pelatihan dan kesiapan petugas
Semua petugas mendapat pelatihan intensif selama 1–13 Juni 2026. Pelatihan mencakup teknik wawancara, penggunaan instrumen pendataan, dan etika lapangan. Kepala BPS Kabupaten Asahan, Rahmat Gustiar, menjelaskan kegiatan ini bertujuan menyediakan data ekonomi yang lengkap, akurat, dan mutakhir, serta memetakan potensi usaha untuk mendukung perumusan kebijakan.
Dukungan pemerintah dan imbauan
Bupati Asahan menekankan pentingnya data sensus sebagai dasar perencanaan ekonomi daerah. Ia meminta seluruh aparat turun tangan memfasilitasi pendataan di tingkat desa dan dusun.
“Kami berharap Sensus Ekonomi 2026 berjalan dengan baik,”
Selain itu, Kepala BPS memohon dukungan masyarakat agar memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur agar hasil sensus dapat dipercaya sebagai dasar kebijakan.
Rangkaian acara
Acara pembukaan berisi kegiatan resmi seperti lagu kebangsaan, doa, sambutan Kepala BPS, penyematan atribut petugas oleh Bupati, penandatanganan piagam komitmen antara Forkopimda dan OPD, serta uji coba sensus pada Bupati dan Wakil Bupati. Kegiatan berlangsung aman dan dinyatakan sukses oleh panitia.
Penutup
Dengan dimulainya pendataan, perhatian kini bergeser ke pelaksanaan lapangan dan partisipasi publik. Hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi acuan penting bagi perencanaan program penanggulangan kemiskinan, penyerapan tenaga kerja, dan pengembangan usaha di Kabupaten Asahan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...