Ratusan Pelajar Ikuti Seleksi Paskibra Jakarta, 42 Terpilih
Ratusan pelajar mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Gedung Joang 45 untuk peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Seleksi yang digelar oleh Purna Paskibra Gedung Joang 45 ini juga menjadi jalur prestasi dalam SPMB kategori seleksi ketat tingkat Provinsi Jakarta. Tujuannya memilih siswa SMP terbaik yang mampu mengemban tugas pengibaran bendera serta membentuk karakter nasionalisme dan disiplin.
Peserta dan hasil administrasi
Panitia menerima 224 pendaftar dari 43 sekolah di Jakarta dan satu sekolah dari Bekasi. Setelah verifikasi berkas, 124 peserta dinyatakan lolos administrasi dan berhak mengikuti seleksi offline.
Tahapan seleksi
Seleksi tahap pertama digelar pada Sabtu, 16 Mei 2026 dan diikuti 115 peserta. Dari itu, 61 peserta lolos ke tahap berikutnya pada 17 Mei 2026. Proses berlangsung kompetitif hingga pengumuman final yang menghasilkan 42 siswa terpilih sebagai anggota Paskibra Gedung Joang 45 tahun 2026.
“Memilih generasi muda terbaik yang akan menjadi Pasukan Pengibar Bendera pada upacara HUT RI di Gedung Joang. Kami ingin membentuk karakter anak-anak agar memiliki semangat nasionalisme, disiplin, mental yang kuat, dan semangat kompetisi yang sehat,” ujar Citra Ratih Indriani, Ketua Umum Purna Paskibra Gedung Joang 45.
Kriteria dan jenis pemeriksaan
Seleksi dilakukan ketat untuk menilai kemampuan fisik, kesehatan, dan kompetensi karakter. Panitia menegaskan bahwa pemilihan tidak hanya berdasar fisik, tetapi juga kemampuan akademik dan kepemimpinan.
- Pemeriksaan kesehatan: tekanan darah, tinggi dan berat badan
- Pemeriksaan mata: minus dan buta warna
- Pengecekan postur tubuh
- Tes wawasan kebangsaan dan ketahanan fisik
- Ujian kemampuan Peraturan Baris Berbaris (PBB)
“Peserta dengan postur ideal, kemampuan fisik yang baik, keterampilan baris-berbaris, serta kemampuan akademik yang bagus akan diprioritaskan karena mereka nantinya menjadi representasi generasi muda yang disiplin dan berkarakter,” kata Citra.
Pelatihan pasca-seleksi
Peserta yang lolos seleksi kedua akan mengikuti pendidikan dan pelatihan selama sekitar 2,5 bulan. Latihan reguler dijadwalkan dua kali seminggu selama dua bulan, disusul pelatihan intensif 10 hari menjelang HUT RI.
Makna dan implikasi
Jumlah peserta yang diterima tahun ini lebih sedikit dibanding tahun lalu karena upacara dipusatkan di Gedung Joang 45, sedangkan tahun sebelumnya juga menggelar acara di kawasan Tugu Proklamasi. Suasana pengumuman akhir terasa emosional, dengan kebanggaan dari peserta dan orang tua ketika nama dinyatakan lolos.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pembinaan karakter yang berkelanjutan, menanamkan nilai kejuangan 45 dalam kehidupan sekolah dan masyarakat, serta mencetak generasi muda yang disiplin dan berwawasan kebangsaan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
PPPA, BPS dan PNM Perkuat Sensus Ekonomi 2026 untuk Perempuan Mekaar
PPPA, BPS, dan PNM mengintensifkan Sensus Ekonomi 2026 untuk memetakan pelaku usaha perempuan Mekaar dan mem...
Yemima Sitanggang Dinobatkan Putri Otonomi Indonesia 2026
Yemima Mutiara Caren Sitanggang dari Deli Serdang dinobatkan sebagai Putri Otonomi Indonesia 2026 pada 2 Jul...
Legislator Kecam Lagu 'Lalaki Langit' Sebut Potensi Langgar UU TPKS
Anggota DPR Selly Andriany kecam lagu 'Lalaki Langit' yang dinilai melecehkan perempuan dan berpotensi melan...
Pramono Anung Terharu, DKI Siapkan Lahan untuk Sekolah Rakyat
Gubernur Pramono Anung terharu saat peresmian SRMA 10; Pemprov DKI akan menambah lahan untuk Sekolah Rakyat...
PLN Pastikan Layanan Tetap Andal Meski Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tak Naik
PLN memastikan pasokan dan kualitas layanan listrik tetap andal setelah pemerintah memutuskan tarif listrik...
Museum ITB Jadi Standar Baru Permuseuman Nasional
Museum ITB diresmikan 3 Juli 2026 dan dianggap jadi standar baru permuseuman nasional berkat teknologi digit...