Nasional

Sekolah Unggul Garuda Terima 307 Siswa dari 3.935 Pendaftar

Bagikan:
Ilustrasi peserta didik Sekolah Unggul Garuda sedang berkegiatan di lingkungan sekolah

Sekolah Unggul Garuda Baru menerima 307 peserta didik untuk Tahun Ajaran 2026/2027 setelah melalui proses seleksi ketat yang berlangsung di bawah pengawasan Badan Komunikasi (Bakom) RI. Pengumuman ini disampaikan oleh Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari, pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Hasil seleksi dan komposisi peserta

Proses penerimaan berlangsung dari ribuan pendaftar yang lolos verifikasi tahap pertama. Dari 3.935 pendaftar tersebut terpilih 307 siswa yang kini telah mengikuti proses belajar-mengajar di sekolah.

Komposisi peserta menunjukkan keseimbangan gender: 150 siswa dan 157 siswi. Keputusan penerimaan ini diambil setelah rangkaian penilaian yang memperhatikan prestasi akademik dan faktor lain yang telah ditetapkan panitia.

Seleksinya sangat ketat

Tiga pilar Sekolah Unggul Garuda

Menurut Qodari, keberadaan Sekolah Unggul Garuda didasarkan pada tiga pilar utama yang menjadi fokus pengembangan peserta didik. Pilar-pilar itu menegaskan tujuan pembentukan sekolah dalam kerangka kebijakan pendidikan nasional.

  • Pemerataan akses pendidikan bagi siswa dari berbagai daerah.
  • Pembentukan calon pemimpin masa depan melalui pembelajaran terpadu.
  • Penguatan prestasi akademik dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler.

Untuk mendukung tercapainya tiga pilar utama SMA Unggul Garuda, penetapan peserta didik baru dilakukan dengan memastikan diversifikasi daerah asal mereka

Dampak dan prospek ke depan

Langkah memastikan diversifikasi daerah asal peserta didik diharapkan memperkuat tujuan pemerataan akses pendidikan. Selain itu, komposisi peserta yang seimbang menjadi modal untuk membangun iklim belajar yang inklusif.

Ke depan, Sekolah Unggul Garuda akan terus menekankan kombinasi prestasi akademik dan pengabdian masyarakat dalam kegiatan sekolah. Pemantauan terhadap perkembangan akademik dan capaian program pengabdian menjadi faktor penting untuk menilai keberhasilan implementasi tiga pilar tersebut.

Informasi lebih lanjut mengenai kebijakan penerimaan dan program sekolah diharapkan diumumkan oleh Bakom RI sesuai perkembangan program pembelajaran.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait