Nasional

512 Sekolah Terdampak Gempa Flores, Pembelajaran Beralih Daring

Bagikan:
Rombongan siswa di lokasi pengungsian setelah gempa mengguncang wilayah Flores

512 sekolah di tujuh kabupaten Flores terdampak gempa bermagnitudo 7,7 pada Rabu, 19 Agustus 2026, sehingga pembelajaran tatap muka dialihkan ke jarak jauh. Data Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) melaporkan gangguan langsung pada aktivitas belajar 52.268 murid di Provinsi Nusa Tenggara Timur, sementara total keberlangsungan akademis tercatat terpengaruh pada 94.452 murid dan 8.755 guru serta tenaga kependidikan.

Data kerusakan dan kondisi sekolah

SPAB mencatat 512 sekolah terdampak, dengan lebih dari 50 sekolah mengalami kerusakan fisik signifikan. Dari jumlah tersebut, 276 fasilitas pendidikan terpaksa diliburkan dan tidak dapat digunakan sementara.

Guncangan susulan yang masih berlangsung menghambat pemeriksaan struktur bangunan secara menyeluruh. Kondisi ini mendorong otoritas pendidikan setempat menunda kegiatan tatap muka demi keselamatan peserta didik.

Imbauan dan keputusan pembelajaran

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nusa Tenggara Timur, Ambrosius Kodo, meminta semua sekolah mengalihkan proses belajar ke sistem daring dari rumah. Ia juga meminta pengawasan ketat dari orang tua selama pembelajaran jarak jauh berlangsung.

"Kita terdata sudah sekitar di atas 50, nanti saya akan data misalnya di Kabupaten Manggarai sampai tadi malam," ujar Ambrosius saat dialog bersama PRO3 RRI, Rabu, 19 Agustus 2026.

Ambrosius menekankan pentingnya penentuan titik kumpul darurat di lingkungan sekolah. Menurutnya, kesiapan ini dapat mengurangi korban jika terjadi kepanikan saat gempa susulan.

"Karena kepanikan biasanya justru meningkatkan jumlah korban jiwa. Lalu kemudian sekolah juga harus sampai dengan menentukan titik kumpul," tambah Ambrosius.

Tanggapan darurat dan layanan pendukung

Pemerintah daerah menyiapkan tenda darurat untuk sekolah yang bangunannya rusak parah dan tidak dapat dipakai. Selain itu, layanan pendampingan psikologis atau trauma healing disediakan bersama mitra kemanusiaan untuk memulihkan kondisi mental murid dan tenaga pendidik.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga mengirimkan bantuan logistik, termasuk tenda darurat. Menteri Abdul Mu'ti menginstruksikan kampus lokal untuk berperan dalam pemulihan sektor pendidikan di wilayah terdampak.

"Pemerintah memastikan proses pembelajaran serta pemenuhan hak belajar murid tetap berlangsung sesuai kondisi di lapangan," kata Menteri Abdul Mu'ti.

Langkah berikutnya

Pemda dan dinas pendidikan berencana melakukan verifikasi lanjutan setelah gempa susulan mereda. Prioritasnya adalah memastikan bangunan sekolah aman sebelum pembelajaran tatap muka diizinkan kembali.

Selama masa tanggap darurat, pemenuhan sarana belajar sementara akan terus dimaksimalkan agar hak pendidikan murid tetap terpenuhi. Pemeriksaan struktur, simulasi evakuasi, dan pendampingan psikososial menjadi fokus pemulihan jangka pendek.

Ringkasan tindakan

  • Alihkan pembelajaran ke daring dengan pengawasan orang tua.
  • Siapkan titik kumpul dan tenda darurat untuk kegiatan belajar sementara.
  • Berikan layanan psikologis untuk murid dan tenaga pendidik.
  • Lakukan verifikasi keamanan bangunan sebelum kembali tatap muka.
Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait