Nasional

Pembangunan Sekolah Rakyat Pacitan Capai 50%, Target Juni 2026

Bagikan:
Proyek pembangunan Sekolah Rakyat Pacitan dengan alat berat dan pekerja di lokasi

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melaporkan progres pembangunan Sekolah Rakyat Pacitan mencapai 50,47 persen per 15 Mei 2026. Proyek berlangsung di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, di atas lahan seluas 77.005 meter persegi. Nilai proyek tercatat Rp911,48 miliar dan ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026. Pemerintah menyatakan proyek ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas akses pendidikan berkualitas di daerah.

Progres pekerjaan dan target penyelesaian

Hingga pertengahan Mei, progres fisik mencapai 50,47 persen—mengungguli target rencana 50,44 persen. Kontraktor pelaksana adalah PT Brantas Abipraya (Persero). Target penyelesaian proyek ditetapkan pada 20 Juni 2026, dengan upaya percepatan agar pekerjaan selesai tepat waktu.

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas,”

Rincian fasilitas dalam kompleks pendidikan

Kawasan ini dirancang sebagai kompleks pendidikan terpadu. Fasilitas yang dibangun meliputi beberapa jenjang pendidikan dan penunjang pendidikan.

  • Gedung sekolah SD, SMP, dan SMA
  • Asrama putra-putri
  • Rumah guru
  • Masjid, kantin, dan dapur umum
  • Sarana olahraga dan gedung penunjang lainnya

Dengan konsep terpadu, pemerintah berharap sekolah ini menjadi pusat pembinaan karakter sekaligus peningkatan kualitas hidup siswa di wilayah selatan Jawa Timur.

Strategi percepatan pelaksanaan

Kementerian PU menerapkan beberapa langkah untuk mempercepat proyek. Antara lain penambahan alat berat, peningkatan jumlah tenaga kerja, dan penerapan sistem kerja tiga shift. Langkah ini diambil agar penyelesaian berjalan efisien tanpa mengorbankan kualitas.

“Presiden Prabowo Subianto berpesan supaya selesai on time, on schedule, kualitasnya diperhatikan dan dikerjakan secara efektif dan efisien. Pokoknya semua Sekolah Rakyat kita upayakan bisa selesai, Insya Allah 20 Juni 2026,” kata Dody.

Dampak ekonomi lokal dan pemerataan pendidikan

Pembangunan sekolah juga menstimulasi ekonomi setempat. Kegiatan konstruksi menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan kebutuhan material dari pelaku usaha di sekitar proyek. Pemerintah berharap proyek ini memperkuat pemerataan akses pendidikan dan mendukung pembangunan sumber daya manusia di wilayah selatan Jawa Timur.

Dengan target penyelesaian yang semakin dekat, fokus kini pada menjaga kualitas konstruksi sekaligus memastikan fasilitas siap digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar secara terpadu.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait

Komentar (0)

Komentar akan ditinjau sebelum ditampilkan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!