Sekolah Rakyat Perkuat Ekosistem Pendidikan Nasional
Sekolah Rakyat digulirkan sebagai bagian dari ekosistem pendidikan nasional yang terintegrasi. Pemerintah memastikan Sekolah Rakyat, Sekolah Negeri, dan Sekolah Garuda berjalan selaras untuk memperluas akses dan meningkatkan mutu. Pengumuman itu disampaikan di Jakarta pada Jumat, 26 Juni 2026, sebagai upaya menghapus hambatan pendidikan bagi kelompok rentan.
Peran lintas kementerian dalam satu kebijakan
Pemerintah menegaskan program ini bukan berdiri sendiri. Setiap kementerian mendapat peran spesifik untuk memperkuat ekosistem pendidikan nasional. Langkah ini juga melibatkan pemerintah daerah untuk mendukung implementasi di lapangan.
Peran kementerian dijabarkan sebagai berikut:
- Kemendikdasmen menyusun kurikulum.
- Kementerian PUPR membangun fasilitas.
- Pemerintah daerah menyediakan lahan.
Tenaga Ahli Menteri Sosial, Andy Kurniawan, menekankan bahwa koordinasi ini penting agar program benar-benar menjangkau yang membutuhkan.
"Kemendikdasmen menyusun kurikulum, Kementerian PUPR membangun fasilitas, sedangkan pemerintah daerah menyediakan lahan. Semua bekerja bersama memperkuat ekosistem pendidikan nasional,"
Target dan peta jalan ekspansi
Pemerintah menyiapkan peta jalan bertahap untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Target resmi adalah menambah 100 sekolah baru setiap tahun hingga 2029, sehingga total diproyeksikan mencapai 500 titik.
| Tahun | Target Sekolah Baru |
|---|---|
| 2025 | 100 |
| 2026 | 100 |
| 2027 | 100 |
| 2028 | 100 |
| 2029 | 100 |
Ekspansi ini juga dipadukan dengan program pemberdayaan ekonomi keluarga melalui bantuan sosial dan Koperasi Desa Merah Putih.
Dampak bagi kelompok rentan
Menurut Andy, Sekolah Rakyat hadir sebagai afirmasi bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses layanan pendidikan. Program ini dirancang untuk mengubah pandangan bahwa kemiskinan menjadi penghalang masa depan anak.
"Sekolah Rakyat memuliakan wong cilik dan menjangkau yang belum terjangkau. Program ini memungkinkan yang dianggap mustahil menjadi kenyataan bagi anak-anak Indonesia,"
Pandangan pengamat
Pengamat pendidikan Dr. R. Alpha Amirrachman menilai kebijakan berlapis tersebut tepat. Pembagian peran antarsekolah dan kementerian dapat memperkuat keadilan pendidikan dan memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Alpha juga menekankan perlunya pembekalan karakter dan keterampilan masa depan, termasuk literasi kecerdasan buatan dan data science, agar lulusan mampu menjadi agen perubahan di keluarga dan masyarakat.
Prospek dan arah kebijakan
Pemerintah optimistis sinergi lintas sektor akan mempercepat transformasi pendidikan nasional menuju Generasi Emas 2045. Revitalisasi sekolah negeri tetap menjadi prioritas, sementara Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda memperluas layanan bagi seluruh anak bangsa.
Dengan peta jalan yang jelas dan peran terkoordinasi, pemerintah berharap peningkatan akses dan mutu pendidikan dapat dirasakan secara merata dalam beberapa tahun ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Yenny Wahid: Kebebasan Harus Bawa Kebahagiaan Bersama
Yenny Wahid mengatakan kebebasan harus menghasilkan kebahagiaan bersama dan tidak boleh merugikan orang lain...
Prabowo Undang Petugas Upacara HUT ke-81 ke Hambalang
Presiden Prabowo mengundang petugas upacara HUT ke-81 ke Hambalang sebagai bentuk apresiasi dan pesan menjag...
Menhub Pastikan Pembenahan Menyeluruh Keselamatan Pelayaran
Menhub Dudy Purwagandhi pastikan evaluasi menyeluruh keselamatan pelayaran pasca empat kecelakaan, tekan int...
Pemerintah Rencanakan Pemangkasan Kuota BBM Subsidi 2027
Pemerintah berencana memangkas kuota BBM subsidi menjadi 20,09 juta kl pada 2027, sambil menaikkan alokasi a...
Mendagri Koordinasi Percepatan Penanganan Dampak Gempa NTT
Mendagri Tito Karnavian terus koordinasi percepatan penanganan gempa NTT, fokus evakuasi, listrik, dan distr...
Mendagri Waspadai Gempa Susulan di NTT, Penanganan Dimulai di Pelabuhan
Mendagri Tito Karnavian mengingatkan potensi gempa susulan di NTT; Kementerian PU akan asesmen kerusakan di...