Ekonomi

Pemasaran Jadi Tantangan Utama Produk Lokal Manggarai

Bagikan:
Petani dan produk lokal Manggarai dipamerkan dalam kegiatan promosi daerah

Kelompok tani binaan Program TEKAD di Kabupaten Manggarai menghadapi kendala utama pada pemasaran produk lokal. Kondisi ini disampaikan Kepala Bidang Pembangunan Desa Dinas PMD Manggarai, Paul Gani, saat wawancara pada Kamis, 13 Agustus 2026. Ia menekankan bahwa tanpa akses pasar yang jelas, hasil produksi sulit berkembang.

Pemasaran sebagai hambatan utama

Paul mengatakan kelompok tani tidak cukup hanya bisa memproduksi. Produk perlu dikenalkan dan didorong agar bisa mencapai konsumen yang lebih luas. Pernyataannya meyakinkan bahwa penguatan akses pasar menjadi bagian penting dalam pengembangan produk lokal.

Produk tersebut harus dikenalkan kepada masyarakat dan memiliki akses pasar yang lebih luas.

Upaya promosi dan kegiatan lapangan

Pemerintah bersama tim TEKAD mendorong kelompok mengikuti berbagai kegiatan promosi. Mereka memanfaatkan festival di Ruteng maupun kegiatan di luar daerah untuk memperkenalkan produk. Selain itu, kelompok juga gunakan Car Free Day setiap Sabtu sebagai ajang promosi langsung kepada masyarakat.

Peluang digital dan toko daring

Perkembangan teknologi digital dinilai membuka peluang penting bagi produk lokal. Paul menilai platform digital mampu memperluas jangkauan konsumen jika strategi pemasaran disesuaikan. Ia juga menyebut perlunya pemanfaatan toko daring agar produk Manggarai dapat masuk pasar nasional atau lebih luas lagi.

Penguatan identitas produk

Selain akses pasar, penguatan identitas produk menjadi fokus. Menurut Paul, beberapa aspek perlu diperbaiki agar produk memiliki daya saing:

  • Kualitas bahan dan produk jadi
  • Branding dan cerita produk
  • Kemasan yang menarik dan fungsional
  • Label yang informatif dan memenuhi standar

Kolaborasi dan dukungan kelembagaan

Paul menyampaikan bahwa Kementerian Desa telah memfasilitasi promosi melalui dukungan tim media. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan produk lokal membutuhkan kolaborasi lintas pihak. Pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat harus bekerja bersama agar produk Manggarai mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Dengan langkah promosi terkoordinasi, peningkatan kualitas, dan pemanfaatan kanal digital, produk kelompok tani diharapkan mendapatkan ruang lebih besar di pasar. Dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak menjadi kunci agar produk lokal Manggarai tidak hanya dikenal secara regional tetapi juga dapat menembus pasar daring dan nasional.

Rafi Akbar
Penulis
Rafi Akbar

Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.

Berita Terkait