Nasional

Wamendikti: Sekolah Garuda Dibiayai Dana Abadi Negara

Bagikan:
Wakil Menteri Stella Christie menjelaskan program Sekolah Garuda di Kantor KSP

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie menegaskan program Sekolah Garuda disiapkan sebagai investasi jangka panjang untuk pendidikan Indonesia. Pernyataan itu disampaikan usai pertemuan dengan Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman di Kantor KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026. Pemerintah menjamin keberlanjutan operasional sekolah melalui dukungan dana abadi negara.

Dana abadi untuk keberlanjutan

Menurut Stella, dana abadi memastikan aliran pembiayaan permanen bagi Sekolah Garuda. Hal ini dimaksudkan agar investasi saat ini memberi manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang. Ia menjelaskan bahwa dana tersebut adalah investasi negara yang dirancang agar "berlangsung selamanya."

"Sekolah Garuda mempunyai dana abadi. Artinya investasi negara dari Bapak Presiden yang dibuat sekarang untuk Sekolah Garuda ini akan berlangsung selamanya,"

Jangkauan pembangunan di pelosok

Pembangunan Sekolah Garuda tidak hanya terfokus di kota besar. Pemerintah menempatkan lokasi sekolah di berbagai wilayah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas. Penempatan ini bertujuan menjaring talenta dari daerah yang selama ini kurang terlayani.

Stella menyebutkan beberapa lokasi yang menjadi fokus pembangunan, antara lain:

  • Belitung
  • Soe, Nusa Tenggara Timur
  • Tanjung Selor, Kalimantan Utara
  • Sulawesi Tenggara

Profil peserta dan kriteria seleksi

Data seleksi menunjukkan penerima beasiswa Sekolah Garuda mayoritas berasal dari luar Jakarta dan Jawa Barat. Provinsi asal peserta antara lain Sumatera Utara, Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan Utara. Mayoritas peserta adalah siswa berprestasi dari keluarga berpendapatan menengah ke bawah.

"Penerima beasiswa penuh ini rata-rata berasal dari kelompok ekonomi desil empat. Namun memiliki rata-rata prestasi akademik luar biasa di angka 88,"

Tujuan strategis dan analogi fasilitas nasional

Stella mengibaratkan investasi di pendidikan ini serupa dengan pembangunan fasilitas olahraga nasional. Menurutnya, negara sejauh ini tidak ragu membangun stadion terbaik untuk calon tim nasional, dan Sekolah Garuda adalah jawaban untuk memberi fasilitas terbaik di bidang pendidikan.

"Kita tidak pernah ragu untuk membangun stadion yang paling bagus untuk calon timnas sepak bola kita. Di pendidikan kita belum pernah. Inilah jawaban Bapak Presiden,"

Ia optimistis program ini akan melahirkan generasi unggul yang mampu bersaing di kancah global dan bahkan menghasilkan tokoh akademis kelas dunia.

"Kita juga akan mendapatkan bukan saja medali emas di bulu tangkis. Tapi peraih Nobel suatu saat dari Indonesia,"

Respons Kepresidenan

Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menyatakan dukungan dan optimisme terhadap masa depan program ini. Ia melihat Sekolah Garuda sebagai upaya konkret memfasilitasi bibit unggul anak bangsa.

"Saya antusias optimis bahwa bangsa Indonesia ke depan akan semakin maju dengan bibit-bibit unggul yang kita fasilitasi,"

Implikasi: Dengan dukungan dana abadi dan penempatan di wilayah terpencil, pemerintah berharap Sekolah Garuda menjadi solusi jangka panjang untuk meratakan akses pendidikan berkualitas dan menghasilkan talenta berprestasi dari seluruh daerah.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait

Komentar (0)

Komentar akan ditinjau sebelum ditampilkan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!