Lokal

SDN 2 Langsa Sulap Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai

Bagikan:
Siswa SDN 2 Langsa memamerkan produk daur ulang limbah plastik di galeri sekolah

SD Negeri 2 Langsa menarik perhatian setelah berhasil mengubah limbah plastik menjadi beragam produk bernilai seni dan ekonomi. Karya-karya ini dipamerkan saat kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Langsa, Pokja III, pada Selasa (9/6). Kunjungan bertujuan memberi apresiasi sekaligus mendukung program pengelolaan sampah dan kewirausahaan sejak dini.

Kunjungan dan apresiasi Pokja III

Rombongan dipimpin Ketua Pokja III Hj. T Ratna Laila Sari dan Wakil Ketua serta sejumlah ketua bidang. Mereka disambut Kepala Sekolah melalui Wakil Kepala Sekolah Seriati di galeri sekolah. Tim meninjau langsung hasil daur ulang dan berdialog singkat dengan guru serta siswa pelaksana.

Jenis produk hasil daur ulang

Di galeri, pengunjung melihat beragam produk yang seluruhnya berbahan dasar limbah plastik. Produk itu mencakup tikar, sajadah, alas meja, tas, bakul, topi, serta kerajinan anyaman. Selain anyaman, ada pula inovasi lain yang memanfaatkan kemasan rumah tangga.

  • Pakaian dari bungkus deterjen dan kemasan mi instan
  • Ecobrick untuk konstruksi kecil
  • Sofa dan vas bunga dari bahan daur ulang
  • Hiasan dinding serta keranjang anyaman

Edukasi tambahan: pupuk dan briket

Selain memamerkan produk plastik daur ulang, rombongan menerima edukasi pembuatan pupuk organik dan briket arang dari tempurung kelapa. Materi ini menunjukkan bagaimana limbah rumah tangga dan pertanian dapat diolah untuk mendukung ekonomi lokal.

Respons dan harapan

Ketua Pokja III menyampaikan dukungan dan harapan agar inisiatif ini meluas. Ia menilai program sekolah memberi contoh konkret pengelolaan sampah dan pembentukan karakter kewirausahaan pada siswa.

"Kami sangat mengapresiasi kepala sekolah, para guru, dan seluruh siswa yang telah berhasil menghadirkan berbagai karya kreatif dari limbah plastik. Ini merupakan langkah positif dalam membangun kesadaran lingkungan sekaligus menumbuhkan jiwa kreatif dan kewirausahaan. Semoga inovasi ini dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain serta berkembang menjadi peluang usaha bagi masyarakat dan pelaku UMKM."

Peninjauan ini sekaligus menegaskan komitmen TP PKK Kota Langsa untuk mendorong kreativitas, kepedulian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Inovasi SDN 2 Langsa menjadi contoh bahwa sampah tidak selalu menjadi masalah, tetapi dapat diubah menjadi produk bernilai yang memberi manfaat lingkungan dan ekonomi.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait