Olahraga

Fajar/Fikri Juara China Open 2026, Tekuk Kim/Seo 16-21,21-19,21-19

Bagikan:
Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri merayakan kemenangan gelar China Open 2026

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tampil sebagai juara China Open 2026 setelah menaklukkan unggulan pertama Kim Won Ho/Seo Seung Jae dengan skor 16-21, 21-19, 21-19 pada Minggu, 26 Juli 2026 di Olympic Sports Center Gymnasium, Tiongkok. Pertandingan berlangsung selama 71 menit dan menegaskan dominasi Fajar/Fikri yang juga menjuarai Japan Open pekan sebelumnya.

Ringkasan pertandingan

Fajar/Fikri kalah pada gim pertama tetapi mampu bangkit di dua gim penentu. Mereka menunjukkan ketahanan fisik dan strategi yang berubah untuk menahan tekanan dari pasangan peringkat atas dunia tersebut.

  • Lokasi: Olympic Sports Center Gymnasium, Tiongkok
  • Tanggal: Minggu, 26 Juli 2026
  • Durasi: 71 menit
  • Skor akhir: 16-21, 21-19, 21-19

Reaksi pemain

"Kami mengucapkan syukur alhamdulillah diberikan kelancaran dan kemenangan serta hasil maksimal di China Open ini. Mempertahankan gelar di sini, back-to-back juara juga setelah Japan Open pekan lalu. Terima kasih untuk semua yang selalu mendukung,"

Demikian kata Fajar seusai pertandingan. Ia menilai Kim/Seo bermain habis-habisan dan berani mencoba berbagai variasi untuk mencetak poin.

"Di pertandingan tadi memang tidak mudah melawan ganda nomor satu dunia, mereka bermain sangat all out, berani mencoba semuanya, agak berbeda dengan pekan lalu. Kami sebenarnya sudah sisa-sisa tenaga, dua minggu yang sangat melelahkan tapi kami coba terus bertahan, mencari cara bagaimana untuk memenangkan pertandingan,"

Fajar juga memuji peran rekan setimnya.

"Saya berterimakasih buat Fikri yang sudah meng-cover semua bagian area lapangan,"

Perspektif Fikri dan kondisi tim

Muhammad Shohibul Fikri menilai justru Fajar yang banyak membimbingnya di lapangan. Fikri menyebut Fajar kerap memberi semangat tanpa menghakimi ketika terjadi kesalahan.

"Jujur saya tidak merasa meng-cover Fajar hari ini, malah saya merasa sangat dibimbing tadi. Jika saya melakukan banyak kesalahan, dia tidak pernah mengerutu, tidak pernah menghakimi saya. Dia selalu membangkitkan semangat dan itu yang membuat saya jadi tidak lelah, tidak mudah capek,"

Fikri mengakui kondisi fisik mereka mulai menurun setelah dua minggu kompetisi, namun karena ini babak final mereka memutuskan memaksakan permainan terbaik.

Imbas dan agenda selanjutnya

Fajar berharap gelar ini menjadi momentum bagi ganda putra Indonesia untuk bangkit dan memotivasi para junior agar mengejar posisi di level atas. Keduanya akan fokus persiapan menuju Kejuaraan Dunia 2026.

  • Target berikut: Kejuaraan Dunia 2026
  • Rencana: istirahat singkat lalu persiapan intensif

Kemenangan di China Open menutup dua pekan yang sangat menegangkan bagi Fajar/Fikri dan memberi modal penting jelang turnamen besar berikutnya.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait