Jenis Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Iduladha 2026
Presiden Prabowo Subianto menyalurkan 1.098 ekor sapi kurban untuk Iduladha 1447 Hijriah pada 2026 ke seluruh Indonesia. Penyaluran menyasar pemerintah daerah, pondok pesantren, dan lembaga sosial di 38 provinsi serta 514 kabupaten/kota. Sapi dipilih dari peternakan daerah dengan standar bobot antara 800 kilogram hingga 1,3 ton dan dikenal memiliki kualitas daging serta daya tahan tubuh yang baik.
Distribusi dan tujuan penyaluran
Menurut Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro, penyaluran diarahkan untuk memastikan masyarakat yang merayakan Iduladha mendapat akses daging kurban. Penyaluran juga dimaksudkan untuk mendukung perekonomian peternak lokal melalui pembelian sapi dari berbagai daerah.
Rute distribusi mencakup berbagai jenis penerima, antara lain:
- Pemerintah daerah
- Pondok pesantren
- Lembaga sosial
Standar bobot dan kualitas sapi
Sapi kurban dipilih berdasarkan standar bobot antara 800 kg hingga 1,3 ton. Selain bobot besar, kriteria seleksi mencakup kualitas daging dan ketahanan tubuh agar cocok dipotong serta didistribusikan ke berbagai iklim di Indonesia.
Limousin
Salah satu jenis unggulan yang disalurkan adalah sapi Limousin, asal wilayah Limousin dan Marche di Prancis. Sapi ini bertubuh besar, berotot, dan memiliki kerangka tulang kuat dengan bulu merah keemasan.
Bobot sapi jantan dewasa Limousin dapat mencapai sekitar 1.000 kilogram. Contoh sapi kurban jenis ini adalah Suro dari Kabupaten Jepara dengan bobot 1.070 kilogram.
Simmental (Swiss Fleckvieh)
Sapi Simmental atau Swiss Fleckvieh juga masuk daftar pilihan. Ciri khasnya adalah bulu kemerahan dengan corak putih pada beberapa bagian tubuh serta tubuh yang panjang dan tinggi.
Jenis ini sering dianggap sapi premium karena ukuran dan penampilannya, sehingga sering dijadikan sapi kontes sekaligus hewan kurban berkualitas.
Ongole (Peranakan Ongole)
Sapi Ongole atau Peranakan Ongole banyak dikembangkan di Nusa Tenggara Timur dan Pulau Jawa. Sapi ini dikenal tahan panas, memiliki punuk di bahu, dan berwarna putih keabu-abuan.
Salah satu contoh sapi Ongole yang disalurkan berasal dari Kabupaten Bantul. Peternak menamai sapi tersebut Mbah Iran dan bobotnya mencapai sekitar 1 ton.
Brangus
Jenis lain yang dipilih adalah Brangus, hasil persilangan Brahman dan Aberdeen Angus. Brangus umumnya berwarna hitam, bertubuh padat, dan memiliki kaki kokoh.
Brangus dikenal tahan terhadap cuaca panas dan memiliki kualitas daging yang baik. Contoh sapi Brangus yang disalurkan berasal dari Kota Tangerang dengan bobot sekitar 1,1 ton, diberi nama Sambo oleh peternaknya.
Impak sosial dan ekonomi
Pemerintah berharap penyaluran sapi kurban Presiden tidak hanya membantu perayaan Iduladha secara merata, tetapi juga memberi dampak positif bagi perekonomian lokal. Pembelian dari peternak daerah diharapkan memperkuat sektor peternakan di berbagai wilayah Indonesia.
Penyaluran skala besar ini menunjukkan upaya pemerintah dalam menggabungkan nilai ibadah dan dukungan terhadap kesejahteraan peternak.
Berita Terkait
1.052 Narapidana Terima Remisi Saat Waisak 2026
1.052 narapidana dan anak binaan Buddha di Indonesia menerima remisi dan PMP khusus pada Waisak 2026; kebija...
Ribuan Lansia Bernyanyi Bersama Gubernur di Puncak HLUN 2026 NTT
Ribuan lansia di NTT bernyanyi bersama Gubernur pada puncak HLUN 2026, sambil mendapat layanan kesehatan gra...
Ribuan Lansia Nikmati Layanan Kesehatan Gratis di Kupang
Ribuan lansia memanfaatkan layanan kesehatan gratis pada puncak HLUN 2026 di Kupang, meliputi cek kesehatan,...
DPR Pertanyakan Rencana Pengajaran Bahasa Prancis di Sekolah
Komisi X DPR minta penjelasan Kemendikdasmen soal rencana pengajaran Bahasa Prancis di sekolah setelah instr...
Jakpus Amankan 7 Orang dalam Operasi Cipta Kondisi
Polres Metro Jakpus mengamankan tujuh orang saat Operasi Cipta Kondisi dini hari untuk menekan kriminalitas...
SBY Dipastikan Absen di Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni
Partai Demokrat menyatakan SBY absen pada upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 karena beragenda sebagai...