Rupiah Berpeluang Lanjutkan Penguatan Usai Kenaikan BI Rate
Nilai tukar rupiah berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini setelah ditutup menguat 0,29% pada Rabu lalu ke level Rp17.653 per dolar AS. Perkembangan ini muncul seiring kenaikan BI Rate menjadi 5,25% dan ekspektasi pasokan dolar yang meningkat.
Pergerakan pasar dan proyeksi harian
Analis memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.660 per dolar AS pada perdagangan hari ini. Sentimen domestik dan kebijakan moneter menjadi penentu arah jangka pendek.
Rupiah diharapkan terapresiasi hari ini. Rupiah diprakirakan akan bergerak di kisaran Rp17.660 per dolar AS,
— Fikri C. Permana, Analis Pasar Uang
Kebijakan Bank Indonesia
Bank Indonesia (BI) mengumumkan kenaikan BI Rate sebesar 50 basis poin, sehingga suku bunga acuan kini berada di level 5,25%. Langkah ini dimaksudkan untuk meredam tekanan inflasi dan mendukung stabilitas nilai tukar.
Gubernur BI juga menegaskan kesiapan bank sentral untuk berada di pasar guna menstabilkan rupiah. BI menyatakan siap melakukan intervensi baik di pasar domestik maupun pasar luar negeri apabila diperlukan.
Faktor penopang penguatan rupiah
Beberapa faktor yang mendukung potensi penguatan rupiah antara lain:
- Kebijakan kenaikan suku bunga oleh BI yang memperkuat return aset rupiah.
- Harapan meningkatnya pasokan dolar dalam negeri setelah pembentukan badan ekspor pemerintah.
- Revisi aturan Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang dijadwalkan berlaku per 1 Juni 2026.
- Pembaikan kondisi global yang mereduksi permintaan dolar di pasar domestik.
Situasi global membaik seiring pernyataan Trump untuk membuka kembali negosiasi antara AS-Iran,
— Fikri C. Permana, Analis Pasar Uang
Implikasi dan prospek ke depan
Jika tekanan dolar mereda dan pasokan devisa meningkat sesuai harapan, rupiah berpeluang memperkuat lebih lanjut menuju kuartal ketiga. Namun, pasar tetap mencermati aliran modal global dan kebijakan moneter negara utama.
Secara ringkas, kombinasi kebijakan BI dan perbaikan kondisi eksternal memberi ruang bagi rupiah untuk mempertahankan tren penguatan dalam jangka pendek.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kain Polosan Paling Diminati, Toko Bombay Tekstil Catat Tren
Toko Bombay Tekstil melaporkan permintaan tinggi untuk kain polosan pada 2026; batik dan songket tetap terse...
Pemasaran Jadi Tantangan Utama Produk Lokal Manggarai
Kelompok tani Program TEKAD di Manggarai menghadapi tantangan pemasaran; akses pasar dan penguatan branding...
Program TEKAD Dorong Produk Lokal Manggarai Bernilai Tambah
Dinas PMD Manggarai dorong kelompok tani Program TEKAD olah dan kemas produk lokal agar bernilai tambah dan...
Kode Homemade Batam: Frozen Food Tanpa Pengawet dan Ekspor
Kode Homemade Batam memproduksi frozen food dan camilan tanpa pengawet sejak 2021, kini melayani pesanan nas...
Moora Fresh: Inspirasi Usaha Kuliner dari Manokwari
Alfiana Ida Matini berbagi perjalanan membangun Moora Fresh di Manokwari, menekankan kualitas, sentuhan loka...
Inovasi dan Digitalisasi Kunci UMKM Naik Kelas
Noorahmiati: inovasi, manajemen, dan digitalisasi jadi kunci agar UMKM rumahan dapat naik kelas dan berkelan...