Hujan dan Angin Kencang Rusak Tiga Ruko di Aceh Besar
Aceh Besar, Hujan lebat disertai angin kencang melanda Kecamatan Montasik, Aceh Besar, Rabu (1/7/2026), dan merusak tiga unit toko/ruko di Gampong Eumpe Tanong. Informasi diterima Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar sekitar pukul 15.50 WIB, lalu petugas segera meninjau lokasi untuk pendataan dan dokumentasi.
Kerusakan dan kondisi korban
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun angin kencang menyebabkan kerusakan atap dengan tingkat bervariasi pada beberapa tempat usaha.
- Warung nasi milik Marwan (44) — kerusakan atap ringan.
- Toko kue milik Hendra — terdiri dari dua pintu, mengalami kerusakan sedang.
- Toko usaha online milik Samsul Fuadi (34) — kerusakan atap ringan.
Penanganan dan kondisi di lokasi
Petugas Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar melakukan pendataan serta pendokumentasian kerusakan setelah menerima laporan. Beberapa toko masih beroperasi saat kejadian, sementara lainnya dalam keadaan tutup.
Kondisi itu menyulitkan identifikasi penyewa dan jenis usaha karena banyak bangunan tidak memiliki papan nama. Hingga pukul 17.04 WIB kawasan Montasik masih diguyur hujan disertai angin kencang.
Para penyewa yang terdampak sudah mulai melakukan perbaikan darurat pada bagian atap untuk menghindari kebocoran dan rembesan air ke dalam bangunan.
Imbauan BPBD dan potensi cuaca
BPBD Aceh Besar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan lebat yang disertai angin kencang, serta segera melaporkan kondisi darurat atau bencana.
BPBD menekankan pentingnya pelaporan cepat agar penanganan dan bantuan dapat segera dilakukan jika diperlukan. Warga diminta memantau informasi cuaca dan mengamankan barang-barang yang rentan diterpa angin.
Peninjauan, pendataan, dan dokumentasi yang dilakukan petugas menjadi bahan pelaporan resmi. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap peluang cuaca ekstrem lanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Staf Ahli Wali Kota Binjai Tinjau Penumpukan Sampah di Berngam
Staf Ahli Wali Kota Binjai meninjau penumpukan sampah di Kelurahan Berngam dan minta warga tidak membuang sa...
Sumabee Honey Diluncurkan, 195 Warga Jantho Terlibat Budidaya Madu
Sumabee Honey diluncurkan; 195 warga dari delapan gampong Kota Jantho terlibat dalam budidaya lebah yang men...
BI Luncurkan KKI dan Perluas MDR QRIS 0 Persen untuk Perkuat Ekonomi Digital
BI meluncurkan KKI dan perluas MDR QRIS 0% untuk mendukung UMKM serta akselerasi digitalisasi sistem pembaya...
Wagub Aceh dan Wamendagri Tinjau Blang Padang, Bahas Status Lahan
Wagub Aceh dan Wamendagri meninjau Lapangan Blang Padang (8,9 ha) untuk membahas status lahan, wakaf histori...
Forum KKA Aceh 2025–2030 Dikukuhkan, Wamendagri Hadir
Forum KKA Aceh 2025–2030 dikukuhkan di Banda Aceh; Wamendagri hadir dan tiga isu strategis diajukan ke pemer...
BKPSDM Simalungun Monitoring Administrasi Kepegawaian di Dolok Batunanggar
BKPSDM Simalungun memantau administrasi kepegawaian dan pengembangan SDM di Dolok Batunanggar untuk memastik...