Nasional

Menbud Percepat Restorasi Candi Prambanan dengan AI

Bagikan:

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menargetkan percepatan restorasi Candi Prambanan melalui pemanfaatan teknologi pemindaian dan kecerdasan buatan serta kerja sama internasional. Pernyataan itu disampaikan saat Taklimat Media di Lobby Kementerian Kebudayaan, Jakarta Selatan, Kamis, 23 Juli 2026. Pemerintah juga menyiapkan revitalisasi kawasan Candi Sewu untuk pengelolaan yang lebih tertata.

Target restorasi dan cakupan kerja sama

Fadli Zon menjelaskan rencana restorasi mencakup sebagian besar candi perwara di kompleks Prambanan. Pemerintah menargetkan pemulihan sekitar 218 dari 224 candi perwara. Namun, kerja sama dengan India fokus pada kuadran timur laut yang mencakup sekitar 54 candi perwara, setara seperempat area restorasi yang disepakati kedua negara.

Jumlah candi perwara yang mau diperbaiki itu sekitar 218, total perwara yang ada di perambanan itu 224. Tapi yang dengan India tidak semua, hanya seperempatnya, seperempat itu berarti sekitar 54

Alasan percepatan: waktu restorasi saat ini

Selama ini satu candi perwara memerlukan waktu pengerjaan sekitar satu hingga dua tahun. Lama pelaksanaan itu menyebabkan proses restorasi berjalan lambat jika hanya mengandalkan metode tradisional. Karena itu, percepatan menjadi prioritas agar situs cagar budaya tidak semakin rentan terhadap kerusakan dan kehilangan informasi historis.

Pemanfaatan teknologi AI dan pemindaian

Pemerintah berencana menggunakan teknologi pemindaian tiga dimensi dan artificial intelligence untuk membantu identifikasi susunan batu candi. Teknologi ini diharapkan memetakan posisi setiap batu sehingga penempatan kembali lebih cepat dan presisi, tanpa mengabaikan kaidah pelestarian budaya.

Saya yakin dengan kemajuan teknologi informasi, komunikasi. Kita bisa menggunakan scanning dengan AI sehingga batu-batunya bisa kita plotting posisinya dimana

Revitalisasi kawasan dan pintu masuk baru

Selain restorasi, pemerintah akan menata kawasan sekitar kompleks secara bertahap untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. Revitalisasi Candi Sewu direncanakan dimulai tahun ini sebagai bagian pengembangan kawasan pelestarian budaya nasional. Rencana juga mencakup pembuatan pintu masuk baru agar pengelolaan Candi Sewu bisa terpisah dan lebih optimal dari kawasan Prambanan.

Sikap India terhadap proyek restorasi

Perdana Menteri Republik India Narendra Modi menegaskan pentingnya Kompleks Candi Prambanan sebagai simbol warisan budaya yang menghubungkan Indonesia dan India selama lebih dari satu milenium. Dalam kunjungan terkait inisiatif restorasi, Modi menyatakan dukungan politik untuk kolaborasi pelestarian cagar budaya ini.

Ini adalah tempat yang menampilkan warisan budaya bersama antara kedua negara kita. Saya juga sangat beruntung bersama sahabat saya (Presiden Prabowo) untuk memulai proses restorasi kompleks candi yang megah ini

Dengan dukungan teknologi dan kerja sama bilateral, pemerintah berharap percepatan restorasi dapat meningkatkan pelestarian sekaligus efektivitas pengelolaan situs, tanpa mengorbankan nilai historis dan arkeologis kawasan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait