Nasional

Kemkomdigi Restorasi Palapa Ring Tahuna-Melonguane untuk Jaga Konektivitas Perbatasan

Bagikan:
Teknisi melakukan pemeliharaan kabel bawah laut Palapa Ring untuk konektivitas perbatasan

Kementerian Komunikasi dan Digital menyiapkan mitigasi untuk menjaga layanan komunikasi dan internet bagi masyarakat perbatasan di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) dan Sangihe, Sulawesi Utara. Proses restorasi Palapa Ring Tengah pada segmen Tahuna-Melonguane dijadwalkan berlangsung mulai 28 Mei hingga 2 Juni 2026 untuk mengatasi partial cut jaringan.

Langkah restorasi dan jadwal

Direktur Pengendalian Infrastruktur Digital, Indra Maulana, mengatakan pihaknya akan melakukan perbaikan terukur dan bertahap untuk memulihkan sambungan. Pelaksanaan restorasi dimulai pada 28 Mei 2026 dan ditargetkan selesai pada 2 Juni 2026. Seluruh tahapan akan dipantau secara intensif agar gangguan tidak berkepanjangan.

Prioritas layanan publik

Menurut Indra, konektivitas digital di wilayah terluar merupakan infrastruktur vital yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat. Untuk itu, layanan prioritas disiapkan agar fungsi publik tetap berjalan selama proses perbaikan.

"Kami tidak ingin masyarakat di wilayah kepulauan mengalami gangguan komunikasi berkepanjangan. Karena itu seluruh tahapan restorasi dipantau secara intensif dan layanan prioritas disiapkan tetap berjalan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu,"

Dampak konektivitas terhadap layanan masyarakat

Indra menekankan bahwa pemulihan jaringan bukan sekadar memperbaiki kabel. Konektivitas menjadi penopang beragam layanan yang menyentuh langsung kehidupan warga.

  • Layanan pendidikan dan akses pembelajaran jarak jauh
  • Telekesehatan dan konsultasi medis jarak jauh
  • Pemerintahan digital dan administrasi publik
  • Transaksi ekonomi dan perdagangan elektronik
  • Komunikasi untuk kesiapsiagaan bencana

Tantangan geografis dan kolaborasi

Wilayah kepulauan memiliki hambatan geografis yang signifikan, sehingga proses pemulihan memerlukan langkah cepat, terukur, dan koordinasi lintas pihak. Indra menyatakan penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah, operator, dan pihak terkait menjadi kunci penyelesaian masalah.

"Wilayah kepulauan memiliki tantangan geografis yang tinggi. Karena itu pemulihan konektivitas harus dilakukan cepat, terukur, dan melibatkan koordinasi penuh dengan seluruh pihak terkait,"

Prospek dan tindak lanjut

Setelah restorasi segmen Tahuna-Melonguane, tim Kemkomdigi akan terus memantau stabilitas jaringan dan menyiapkan langkah mitigasi lanjutan bila diperlukan. Upaya ini diharapkan meminimalkan gangguan layanan dan mendukung kelanjutan aktivitas masyarakat di perbatasan.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait