Rusunawa KS Tubun Terima Daging Kurban dari Kementerian PKP
Warga Rusunawa KS Tubun di Jakarta menerima pembagian daging kurban dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) pada Kamis, 28 Mei 2026. Penyaluran dilakukan untuk memastikan distribusi lebih merata bagi penghuni rusunawa dan warga sekitar, sekaligus dibarengi pembagian nasi kotak.
Antusiasme penghuni
Sejumlah penghuni menyatakan antusias karena ini kali pertama pembagian daging kurban benar-benar merata sejak rusunawa berdiri. Rina, yang sudah tinggal lebih dari dua tahun, menyebut program ini memberi pengalaman berbeda.
“Karena kan sebelumnya kan juga kalau kita kurban di sini juga nggak merata kebagi semua. Karena nggak banyak orang kurban, sedangkan penduduknya penghuninya juga lebih banyak dibandingkan yang berkurban,” kata Rina.
Ia menambahkan bahwa selama tujuh tahun berdirinya rusunawa, baru kali ini semua hunian mendapatkan bagian daging kurban.
Suasana Iduladha dan makna berbagi
Bagi banyak warga, momen ini sekaligus menguatkan makna Iduladha yakni ikhlas dan berbagi. Indah, penghuni lain yang tinggal enam tahun di lokasi itu, juga mengaku baru merasakan langsung pembagian pada tahun ini.
“Alhamdulillah tahun ini bisa ngerasain dapet dari sini. Biasanya kan nggak pernah dapet, jadi sekarang dapet,” kata Indah.
Transisi suasana terasa saat warga berkumpul menerima daging dan nasi kotak, mempererat kebersamaan antarpenghuni.
Jumlah hewan kurban dan cakupan distribusi
Kementerian PKP menyalurkan 10 sapi dan 2 kambing pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah yang dipusatkan di Rusunawa KS Tubun. Selain pembagian daging di lokasi, panitia juga mendistribusikan ke beberapa wilayah sekitar.
| Item | Jumlah |
|---|---|
| Sapi | 10 |
| Kambing | 2 |
| Nasi kotak untuk hadir | 2.500 |
Distribusi daging menjangkau beberapa RW di wilayah Jakarta pusat.
- RW Johar Baru
- Menteng
- Manggarai
- Taman Sari
- Tambora
“Ada 10 sapi, 2 kambing. Ini didistribusikan juga ke RW Johar Baru, Menteng, Manggarai, Taman Sari, Tambora,” kata Roberia, ketua panitia kurban Kementerian PKP.
Dampak ekonomi bagi warga
Warga sekitar menilai pembagian daging kurban membantu kebutuhan ekonomi, terutama saat harga daging sedang tinggi. Irmawati, pedagang keliling, mengatakan bantuan ini meringankan beban keluarga.
“Buat saya mah, alhamdulillah kalau membantu pasti nih kan, namanya daging kalau beli kan mahal. Udah gitu sekarang nyari duit susah, makanya kalau benar-benar dapat, membantu banget ekonomi orang Jakarta,” kata Irmawati.
Panitia berharap kegiatan yang dipusatkan di rusunawa ini membuat penyaluran lebih dekat dan tepat sasaran.
Penutup
Pembagian kurban di Rusunawa KS Tubun menunjukkan upaya pemerintah untuk menjangkau kelompok masyarakat padat. Kegiatan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumsi saat Iduladha, tetapi juga memperkuat rasa komunitas dan saling tolong antarwarga.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...