Reses Sunyoto di Ponorogo: Warga Prioritaskan Jalan, Talud, Drainase
PONOROGO — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Sunyoto, menggelar reses di kediamannya di Desa Karangan, Kecamatan Badegan, pada Jumat malam, 28 Agustus 2026. Warga memanfaatkan kesempatan itu untuk mengajukan aspirasi pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama.
Aspirasi utama warga
Dalam pertemuan tersebut masyarakat menyampaikan kebutuhan perbaikan akses dan perlindungan infrastruktur. Permintaan fokus pada perbaikan jalan, talud, dan drainase yang rusak atau belum terealisasi.
- Perbaikan jalan poros desa perbatasan Tanjung Gunung dan Karangan
- Pembangunan jalan poros penghubung Kecamatan Badegan dan Kecamatan Jambon
- Peningkatan talud dan sistem drainase untuk mengurangi banjir lokal
Sunyoto, yang juga menjabat sebagai Wakabid Keagamaan dan Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa DPC PDI Perjuangan, menegaskan bahwa kebutuhan jalan penghubung antar kecamatan itu menjadi sorotan khusus karena berdampak pada mobilitas dan perekonomian warga.
Proses tindak lanjut aspirasi
Semua aspirasi yang dihimpun saat reses tidak langsung direalisasikan. Sunyoto menjelaskan, usulan akan direkap dan dilaporkan melalui mekanisme DPRD sebelum diajukan ke Pemerintah Kabupaten Ponorogo sebagai bahan perencanaan.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten yang menentukan skala prioritas berdasarkan anggaran dan urgensi. Sunyoto mengingatkan pentingnya memilih prioritas di tengah kebijakan efisiensi anggaran saat ini.
"Di tengah efisiensi nanti seperti apa, diprioritaskan mana yang lebih penting. Tinggal pemkab nanti yang mengerjakan bagaimana,"
Pembatasan jumlah usulan dan dampaknya
Sunyoto juga menyoroti perubahan aturan mengenai jumlah usulan yang dapat diajukan setiap anggota DPRD. Sebelumnya batasnya 15 usulan, kini dibatasi maksimal enam usulan per anggota untuk menyesuaikan efisiensi anggaran.
"Kan ini dibatasi maksimal enam usulan tiap anggota dewan. Dulu 15, sekarang tinggal enam karena efisiensi anggaran,"
Dia berharap meski ada pembatasan, aspirasi yang dihimpun tetap mendapat ruang untuk diakomodasi. Sunyoto mengakui beberapa usulan dari periode sebelumnya masih belum terealisasi.
"Karena dari sana pun juga demikian. Saya sendiri aspirasi sebelumnya belum terealisasi. Semoga tahun 2028 bisa,"
Reses yang dipimpin Sunyoto menunjukkan prioritas warga Desa Karangan pada perbaikan infrastruktur dasar. Ke depan, hasil rekap reses akan menjadi salah satu bahan pertimbangan Pemerintah Kabupaten Ponorogo dalam menyusun daftar prioritas pembangunan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PDI Perjuangan Tekankan Kemandirian Fiskal APBD Kota Batu 2027
Fraksi PDI Perjuangan minta penguatan PAD, belanja modal tepat, dan kejelasan SiLPA saat menyetujui Raperda...
Surabaya Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Banjir dalam Anggaran 2027
Pemkot Surabaya fokuskan anggaran 2027 pada pendidikan, puskesmas, dan penanganan banjir untuk memastikan la...
Bupati Blitar Ajak Santri Kuasai Agama dan Teknologi pada HSN 2026
Bupati Blitar mengajak santri menguasai agama dan teknologi agar aktif berperan dalam pembangunan daerah men...
Ony Setiawan Dorong UMKM Tuban Naik Kelas di Pelang dan Sumilir
Ony Setiawan mendorong UMKM Tuban di Pelang dan Pantai Sumilir naik kelas lewat edukasi, sosialisasi, dan pe...
Mahasiswa Bondowoso Kritik Efisiensi Anggaran, DPRD Soroti Potensi Kopi
Mahasiswa Bondowoso kritik efisiensi anggaran pusat; DPRD mendorong pemda optimalkan PAD lewat sektor kopi.
ALAKOH Jatim Desak Pemakzulan Gibran, DPRD Jatim Terima Aspirasi
ALAKOH Jatim mendesak pemakzulan Wapres Gibran; DPRD Jatim terima aspirasi dan akan meneruskannya ke DPR RI...