Renovasi Istana Gebang Rampung, Megawati Resmikan di Blitar
Kota Blitar — Renovasi Istana Gebang, rumah masa kecil dan remaja Bung Karno di Jalan Sultan Agung, Kota Blitar, selesai dan diresmikan oleh Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, pada Senin, 15 Juni 2026. Perbaikan dilakukan untuk menjaga keaslian bangunan cagar budaya sekaligus menjadikan lokasi sebagai ruang edukasi sejarah.
Peresmian dan tujuan renovasi
Peresmian menandai berakhirnya pengerjaan renovasi yang dikoordinasikan oleh pihak daerah. Tujuan utama renovasi adalah mempertahankan nilai historis sekaligus meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Alhamdulillah, rencana renovasi yang digawangi oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sudah paripurna, sudah rampung. Hari ini akan diresmikan langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri,
Perubahan fisik dan ornamen
Perbaikan dilakukan tanpa mengubah bentuk dan struktur utama bangunan. Salah satu perubahan mencolok adalah penggantian patung Bung Karno; material cor diganti menjadi patung duduk berbahan tembaga dan perunggu.
Awalnya patung berdiri dari cor, diganti patung Bung Karno dalam posisi duduk dengan membaca buku. Adapun material patung yakni tembaga dan perunggu,
Posisi duduk dipilih atas arahan Megawati dan dirancang menggambarkan Bung Karno sebagai guru bangsa yang tengah membaca buku, simbol pemikiran dan keteladanan.
Selain itu, area taman ditata ulang menjadi bertingkat. Taman berundak ini dimaksudkan sebagai simbol perjalanan panjang Bung Karno menuju kepemimpinan.
Relief, pilar, dan material area
Renovasi menambahkan lima relief yang menggambarkan perjalanan hidup Bung Karno: kelahiran sebagai Putra Sang Fajar, masa kecil, perjuangan kemerdekaan, proklamasi dan pidato Nawaksara, hingga akhir hayatnya. Sebelumnya area hanya dibatasi pagar besi; kini relief dan ornamen memperkuat nilai edukatif kawasan.
Lantai yang semula menggunakan paving diganti dengan batu andesit untuk memberi kesan lebih rapi dan elegan. Pilar berjumlah sembilan dipasangi pencahayaan artistik agar kawasan tampak menarik pada malam hari.
Fasilitas pendukung dan fungsi edukatif
Area santai di bawah pepohonan ditata ulang menjadi ruang terbuka bagi pelajar dan generasi muda untuk berdiskusi atau berkegiatan. Ruang ini dirancang agar tidak hanya menjadi situs sejarah, tetapi juga pusat aktivitas seni dan budaya.
Kami berharap tempat ini menjadi ruang belajar sejarah, menggali ide dan gagasan Bung Karno, sekaligus menjadi tempat yang menarik bagi anak muda untuk berkumpul, berdiskusi, berlatih seni, dan berbagai aktivitas kebudayaan lainnya,
Pelestarian struktur atap
Perbaikan atap dilakukan dengan prinsip pelestarian. Kayu jati yang lapuk diganti dengan material baru sejenis sehingga bentuk dan karakter bangunan tetap terjaga.
Dengan renovasi ini, Istana Gebang diharapkan berfungsi lebih optimal sebagai pusat pembelajaran sejarah, kebudayaan, dan pemikiran Bung Karno sekaligus menjadi destinasi wisata sejarah yang menarik di Kota Blitar.
Berita Terkait
Budi Kanang Minta Evaluasi Prioritas Belanja APBN untuk Lindungi UMKM
Budi Kanang minta evaluasi prioritas belanja APBN untuk menjaga daya beli dan memberi dukungan terarah bagi...
Haul Bung Karno di Madiun: PDI Perjuangan Hidupkan Semangat Gotong Royong
PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar Haul Bung Karno 14 Juni 2026; kader diingatkan menerapkan semangat goto...
Hanindhito Pertahankan SMA Dharma Wanita 1 sebagai Boarding School
Bupati Kediri Hanindhito memastikan SMA Dharma Wanita 1 Pare tetap jadi boarding school untuk anak Desil 1;...
Gowes Massal Rayakan Bulan Bung Karno di Surabaya
Ribuan warga mengikuti gowes massal Bulan Bung Karno di Surabaya (14/6/2026) untuk kampanye hidup sehat, ram...
Hasto Ajak Meneladani Bung Karno: 'Membumikan Pancasila' untuk Rakyat
Hasto Kristiyanto mendorong negara dan partai politik meneladani Bung Karno dengan 'Membumikan Pancasila' ag...
Soekarno Fun Run Jember: Kardus Dikumpulkan untuk Pemulung
Soekarno Fun Run 2026 di Jember berakhir dengan aksi pembersihan dan pengumpulan kardus bekas untuk pemulung...