SHOW Token Dukung Ketok Mejik, Sasar Gen Z dan Komunitas Kripto
SHOW Token resmi terlibat sebagai Executive Producer film drama komedi Ketok Mejik saat produksi berjalan. Pengumuman disampaikan di XXI Epicentrum, Jakarta, Minggu, 9 Agustus 2026. Perusahaan menyatakan keterlibatan ini untuk memperluas jangkauan penonton, khususnya Gen Z dan komunitas digital seperti komunitas kripto.
Peran SHOW Token dalam produksi
CEO SHOW Token, Akshay Melwani, menjelaskan bahwa waktu masuk investasi berbeda untuk tiap proyek. SHOW Token tidak selalu masuk sejak awal produksi; beberapa proyek mereka masuki di tahap akhir.
Tergantung project yang kita dapat juga. Ada project yang kita masuk dari awal, ada project yang kita masuk at the final stage
Meski bergabung di tengah proses, perusahaan tetap memberi kontribusi strategis. Selain investasi, mereka memberi masukan kreatif dan menyusun strategi pemasaran bersama tim produksi.
Strategi pemasaran dan roadshow
SHOW Token menargetkan segmen penonton yang berbeda dari pasar tradisional. Mereka membawa audiens dari Gen Z dan komunitas kripto untuk meningkatkan daya tarik bioskop.
Mereka udah pasti lebih lucu ya dari saya, jadi kita hanya memberikan sedikit masukan kreatif. Serta memberikan strategi pemasaran yang besar tentunya
Strategi ini terlihat lewat partisipasi dalam roadshow Ketok Mejik di Surabaya dan Malang. Kegiatan tersebut menyasar komunitas perfilman sekaligus komunitas kripto yang tumbuh pesat di kedua kota.
- Target audiens: Gen Z
- Target komunitas: Crypto community
- Kegiatan: roadshow dan promosi komunitas
Pembiayaan dan pendekatan investasi
Akshay menegaskan skema investasi SHOW Token bersifat fleksibel dan disesuaikan kebutuhan tiap rumah produksi. Ia tidak mengungkap angka spesifik keterlibatan untuk Ketok Mejik.
Saya nggak bisa ngasih tau ya di angka berapa. Tapi tiap PH ada buget yang berbeda, di SHOW Token ada presentasi berbeda yang kita masuk
Persentase kontribusi finansial dapat berubah sesuai negosiasi dan kebutuhan kreatif proyek.
Rencana distribusi internasional
Selain memperluas basis penonton di Indonesia, SHOW Token sedang mengupayakan peluang distribusi ke pasar internasional. India disebut sebagai pasar prioritas karena kesamaan selera pada genre komedi.
Sudah ada ketertarikan ya di sana dan itu sangat-sangat bagus. Jadi kita lagi mau mengadakan pertemuan juga untuk melihat bahwa kita bisa distribusi di sana
Tim menilai potensi masuknya film Indonesia ke India masih terbuka lebar, sehingga pembicaraan distribusi sedang dijajaki.
Jadwal tayang
Ketok Mejik, yang disutradarai Yogi S. dan diproduksi bersama Haha Production, dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026. Kolaborasi ini menjadi contoh pendekatan baru pemasaran film dengan melibatkan komunitas digital.
Langkah SHOW Token menandai tren penggabungan modal kripto dan strategi pemasaran komunitas dalam industri perfilman. Keberhasilan strategi ini akan terlihat saat film berjalan di bioskop dan saat upaya distribusi internasional berlanjut.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Paramount Rilis Trailer Kedua 'Ebenezer' dengan Johnny Depp
Paramount rilis trailer kedua 'Ebenezer' karya Ti West; Johnny Depp kembali sebagai Ebenezer Scrooge dalam v...
Agnez Monica Akan Isi Opening Ceremony MotoGP Mandalika
Agnez Monica akan tampil di Opening Ceremony MotoGP Mandalika 2026 di Pertamina Mandalika International Circ...
Trailer Kedua Sense and Sensibility Rilis, Daisy Edgar-Jones Jadi Elinor
Trailer kedua adaptasi Jane Austen, Sense and Sensibility, dirilis 30 September 2026; Daisy Edgar-Jones meme...
Lyodra Rilis "Terkunci di Kamu" dengan 10 Lagu, Kolab Bilal
Lyodra umumkan album "Terkunci di Kamu" rilis 9 Oktober 2026, berisi 10 lagu termasuk kolaborasi dengan Bila...
MEOVV Siap Comeback dengan Single Album "GO HARD"
MEOVV akan merilis single album "GO HARD" berisi dua lagu pada 12 Oktober; rilis membawa tema pendewasaan da...
Barasuara Ungkap Proses Kreatif Lagu 'Api dan Mimpi' untuk GJLS
Barasuara mengungkap proses pembuatan lagu "Api dan Mimpi" untuk film GJLS: Berapi-Api, dimulai dari DM Rige...