Megawati Resmikan Renovasi Istana Gebang, Ajakan untuk Generasi Muda
BLITAR — Megawati Soekarnoputri meresmikan hasil renovasi Istana Gebang, rumah masa kecil Bung Karno, di Kota Blitar pada Senin (15/6/2026). Pada acara itu, Ketua Umum PDI Perjuangan menyerukan agar generasi muda memahami sejarah perjuangan bangsa dan meneladani pengorbanan para pendiri negeri.
Peresmian dan tujuan renovasi
Peresmian menandai selesainya penataan ulang Istana Gebang untuk menjadikannya lebih nyaman dan edukatif. Renovasi bertujuan mengubah situs sejarah ini menjadi ruang pembelajaran kebangsaan yang ramah bagi masyarakat, khususnya kaum muda.
Pesan tentang pengorbanan para pendiri bangsa
Megawati mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia diperoleh melalui pengorbanan besar. Ia mencontohkan perjalanan hidup Bung Karno yang berulang kali dipenjara dan diasingkan demi perjuangan melawan penjajahan.
"Ketika saya menghitung perjalanan politik Bung Karno, beliau keluar masuk penjara dan tempat pengasingan hingga tiga kali. Beliau pertama kali menjadi tahanan saat usia 22 tahun,"
Dia menilai pengalaman tersebut harus menjadi pelajaran bagi generasi penerus. Menurut Megawati, semangat pengorbanan dan pengabdian perlu diteruskan agar tidak lekang oleh perkembangan zaman.
"Kalau semangat perjuangan itu diimplementasikan pada hari ini, pertanyaannya sederhana, siapa yang mau? Siapa yang bersedia mengorbankan masa mudanya untuk bangsa dan negara seperti yang dilakukan Bung Karno dan para pejuang lainnya,"
Penegasan tentang negara hukum dan demokrasi
Dalam sambutannya, Megawati juga menyoroti pentingnya penghormatan terhadap prinsip negara hukum dan demokrasi. Ia menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum dan berhak atas proses hukum yang adil.
"Dalam negara demokrasi dan negara hukum, semua warga negara memiliki hak yang sama di hadapan hukum. Kalau memang seseorang dianggap bersalah, seharusnya dibuktikan melalui pengadilan. Hukum itu harus berkeadilan,"
Dia menambahkan bahwa perbedaan pandangan politik adalah hal wajar. Namun, perbedaan harus diselesaikan melalui mekanisme demokrasi yang sesuai aturan dan etika bernegara.
Fungsi edukatif dan kesinambungan memori kolektif
Peresmian ini merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno di Kota Blitar. Melalui revitalisasi, Istana Gebang diharapkan menjadi lebih dari sekadar situs; ia menjadi media penyampaian pemikiran dan perjalanan hidup Bung Karno kepada generasi berikutnya.
Megawati menekankan pentingnya menjaga situs-situs bersejarah agar tali memori kolektif bangsa tetap terhubung dan generasi muda memahami bagaimana bangsa ini dibangun melalui pengorbanan besar.
Berita Terkait
Budi Kanang Minta Evaluasi Prioritas Belanja APBN untuk Lindungi UMKM
Budi Kanang minta evaluasi prioritas belanja APBN untuk menjaga daya beli dan memberi dukungan terarah bagi...
Haul Bung Karno di Madiun: PDI Perjuangan Hidupkan Semangat Gotong Royong
PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar Haul Bung Karno 14 Juni 2026; kader diingatkan menerapkan semangat goto...
Hanindhito Pertahankan SMA Dharma Wanita 1 sebagai Boarding School
Bupati Kediri Hanindhito memastikan SMA Dharma Wanita 1 Pare tetap jadi boarding school untuk anak Desil 1;...
Gowes Massal Rayakan Bulan Bung Karno di Surabaya
Ribuan warga mengikuti gowes massal Bulan Bung Karno di Surabaya (14/6/2026) untuk kampanye hidup sehat, ram...
Hasto Ajak Meneladani Bung Karno: 'Membumikan Pancasila' untuk Rakyat
Hasto Kristiyanto mendorong negara dan partai politik meneladani Bung Karno dengan 'Membumikan Pancasila' ag...
Soekarno Fun Run Jember: Kardus Dikumpulkan untuk Pemulung
Soekarno Fun Run 2026 di Jember berakhir dengan aksi pembersihan dan pengumpulan kardus bekas untuk pemulung...