Fahira Sampaikan 6 Rekomendasi Kejar Swasembada Daging Sapi
Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris menyambut komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk mengejar swasembada daging sapi setelah pidato kenegaraan pada 14 Agustus 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan. Fahira menilai capaian swasembada pada delapan komoditas patut diapresiasi, namun daging sapi memerlukan kebijakan terukur dan berkelanjutan agar tidak hanya menambah produksi tetapi juga memperkuat peternakan rakyat dan ekonomi daerah.
Enam rekomendasi strategis
Fahira merinci enam rekomendasi sebagai kerangka kerja untuk mencapai swasembada daging sapi. Rekomendasi ini dimaksudkan untuk menjawab masalah ketergantungan impor, skala usaha peternakan, dan ketersediaan protein bagi masyarakat.
- Peta jalan swasembada sapi yang terukur: Pemerintah perlu menetapkan target tahunan untuk penambahan populasi sapi, kelahiran pedet, produksi daging, kebutuhan indukan, pengurangan impor, dan peningkatan produktivitas peternak.
- Peternak rakyat sebagai aktor utama: Penguatan koperasi, akses pembiayaan, penyediaan pakan terjangkau, pendampingan usaha, dan kepastian pasar harus berjalan sejajar dengan peningkatan populasi sapi.
- Percepatan pembibitan dan kelahiran: Program inseminasi buatan, transfer embrio, penyediaan semen dan bibit berkualitas, serta perlindungan sapi betina produktif untuk menekan kematian pedet.
- Kesehatan hewan sebagai fondasi: Vaksinasi, biosekuriti, surveilans penyakit, laboratorium veteriner yang kuat, ketersediaan dokter hewan, pengawasan lalu lintas ternak, dan sistem respons cepat terhadap wabah.
- Swasembada berbasis kekuatan daerah: Pemetaan daerah pembibitan, penggemukan, sumber pakan, sentra produksi, infrastruktur rumah potong hewan, dan rantai dingin agar setiap daerah mengembangkan model sesuai potensi lokalnya.
- Arahkan investasi untuk memperkuat peternak lokal: Keterlibatan BUMN, swasta, dan investor harus membangun ekosistem peternakan dari hulu hingga hilir, menggandeng bukan menggusur peternak rakyat.
Kutipan dan penekanan kebijakan
Capaian delapan komoditas patut kita syukuri dan apresiasi. Berikutnya, swasembada daging sapi memang menjadi tantangan besar yang harus kita jawab
Fahira menegaskan bahwa target besar harus dipecah menjadi target tahunan yang dapat diukur dan dievaluasi sehingga jelas berapa penambahan populasi, kenaikan produksi, dan penurunan impor setiap tahun.
Target besar harus diterjemahkan menjadi target tahunan yang bisa diukur dan dievaluasi. Kita harus tahu setiap tahun populasi bertambah berapa, produksi naik berapa, dan ketergantungan impor turun berapa
Implikasi dan indikator keberhasilan
Menurut Fahira, keberhasilan swasembada daging sapi harus terlihat dari tiga indikator utama: penurunan ketergantungan impor, keterjangkauan daging bagi masyarakat, dan kenaikan kesejahteraan peternak. Ia juga menekankan pentingnya sinergi pusat-daerah serta peran investasi yang menciptakan kapasitas produksi baru tanpa mengorbankan peternak rakyat.
Jika rekomendasi ini diimplementasikan konsisten, dampaknya melampaui ketahanan pangan nasional. Kebijakan yang terukur dan berbasis bukti bisa memperkuat ekonomi desa, menciptakan lapangan kerja, dan memastikan pasokan protein hewani untuk masyarakat luas.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Korlantas Gelar Olahraga dan Perlombaan Sambut HUT ke-81 RI
Korlantas Polri menggelar olahraga bersama dan perlombaan di Lapangan NTMC pada 14 Agustus 2026 untuk menyam...
Sespimmen Polri Dorong Ketahanan Pangan dan Stabilkan Harga di Sumedang
Sespimmen Polri adakan FGD di Sumedang (14 Agustus 2026) untuk dorong ketahanan pangan, stabilkan harga semb...
Bubaran Sidang Tahunan, Lalu Lintas Gerbang Pemuda Padat Merayap
Usai Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, lalu lintas di Gerbang Pemuda padat merayap; TNI-Polri dikerahkan dan jala...
Program 2027: Puan Tekankan Satu Kesatuan Politik Pembangunan
Puan Maharani minta Program 2027 'Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat' dijalankan sebagai satu kesatu...
Prabowo: Bansos Gratis dan Mudah Diakses lewat Digitalisasi
Prabowo pastikan warga tak mampu tak perlu bayar saat mengakses bansos; pendaftaran digital berjalan di 153...
Menkomdigi: SPLP Kunci Digitalisasi Perlinsos agar Hak Tepat
Menkomdigi Meutya Hafid meninjau uji coba digitalisasi Perlinsos di DIY; SPLP diharapkan memastikan penerima...