Rehabilitasi DI Simokmok Dipacu, Petani Siborong-borong Bakal Rasa Manfaat
MEDAN — Pekerjaan rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Simokmok di Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara, kini sedang berlangsung dan dipantau langsung oleh Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi Sumut, Gibson Panjaitan, pada Sabtu (25/7). Proyek ini bertujuan mengembalikan fungsi irigasi yang sempat terputus akibat longsor beberapa tahun lalu, sehingga layanan air untuk pertanian kembali optimal.
Peninjauan lapangan dan arahan
Gibson meninjau tahapan rehabilitasi dan memberi arahan agar percepatan pekerjaan terus dioptimalkan. Ia menekankan pentingnya memastikan setiap tahapan pelaksanaan sesuai rencana teknis dan jadwal.
“Saat ini pekerjaan rehabilitasi DI Simokmok tengah berlangsung,”
Dalam peninjauan tersebut, Gibson juga mengingatkan penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Ia meminta seluruh pekerja agar selalu memakai Alat Pelindung Diri (APD) saat berada di lokasi kerja.
Dampak langsung bagi petani
Rehabilitasi ini dinilai penting oleh pemerintah provinsi karena berpengaruh langsung pada produktivitas lahan warga. Dengan sistem irigasi yang andal, pasokan air untuk musim tanam dapat stabil sehingga hasil panen berpotensi meningkat.
“Nanti dengan rampungnya rehabilitasi Daerah Irigasi Simokmok, manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat, khususnya para petani, melalui peningkatan layanan irigasi yang andal, produktivitas pertanian yang lebih baik, serta terwujudnya kesejahteraan masyarakat,”
Program prioritas dan dukungan kebijakan
Perbaikan DI Simokmok masuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), salah satu program prioritas Gubernur Sumut pada tahun ini. Proyek ini juga disebut sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan daerah dan sejalan dengan langkah strategis pemerintah pusat untuk memperkuat sektor pertanian nasional.
Pelaksanaan rehabilitasi tetap diawasi agar memenuhi aspek teknis dan keselamatan kerja, serta agar manfaatnya cepat dirasakan petani. Proses perbaikan dipantau untuk memastikan target layanan irigasi kembali normal dan produktivitas pertanian meningkat di wilayah terdampak.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pemkab Samosir Hentikan Operasional 4 Usaha Tak Miliki PBG
Pemkab Samosir menghentikan sementara operasional empat usaha di Pangururan karena belum memiliki Persetujua...
Skandal LIMS Polri Ungkap Celah Hukum Penyadapan yang Belum Diatur
Skandal LIMS Polri membuka celah hukum penyadapan; undang‑undang khusus belum ada meski MK mengingatkan seja...
Banding atas Vonis 1 Tahun untuk Ayah-Anak dalam Kasus PT Universal Gloves
Kuasa hukum ajukan banding atas vonis 1 tahun untuk ayah dan anak dalam perkara PT Universal Gloves setelah...
NasDem Samosir Gelar Aksi Bersih Waterfront City dalam HUT ke-15
DPD NasDem Samosir menggelar aksi bersih-bersih di Waterfront City Pangururan pada 5 November 2026 sebagai b...
Tekanan Teman Dorong Remaja Coba Narkoba, Akademisi Ingatkan Waspada
Akademisi STIK-P Medan peringatkan tekanan pertemanan dan pengaruh media sosial bisa mendorong remaja mencob...
BNN Sumut Bawa Program Ananda Bersinar ke SMA Negeri 5 Medan
BNN Sumut menggelar Ananda Bersinar di SMA Negeri 5 Medan (6/11) untuk edukasi antinarkoba dan membentuk age...