REDTalks Prajuritkulon Jadi Ruang Kreatif dan Edukatif Bagi Kaum Muda
Mojokerto — PAC PDI Perjuangan Kecamatan Prajuritkulon menggelar REDTalks menyambut Bulan Bung Karno yang mendapat apresiasi tokoh partai dari tingkat nasional hingga provinsi. Forum diskusi ini mengangkat isu kebangsaan, ekonomi kreatif, dan peran generasi muda sebagai upaya mendekatkan politik ke kalangan anak muda.
Apresiasi dari tokoh PDI Perjuangan
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Banyu Biru Djarot, menilai REDTalks menjadi wadah tepat bagi generasi muda untuk bertukar gagasan sekaligus memahami nilai perjuangan partai secara lebih terbuka dan intelektual. Ia hadir sebagai narasumber dan memberi pujian pada penyelenggaraan acara.
“Kegiatan ini sangat baik untuk generasi muda. Selama ini, kegiatan yang dilaksanakan PAC Prajuritkulon adalah kegiatan PAC terbaik yang pernah saya lihat,” kata Banyu Biru Djarot usai menjadi narasumber.
Apresiasi serupa datang dari Wiwin Sumrambah, anggota Komisi B DPRD Jawa Timur. Menurutnya, konsep dan pendekatan dialogis REDTalks sesuai karakter generasi muda saat ini.
“Secara konsep maupun strategi, kegiatan ini sangat baik. REDTalks memberikan dampak positif bagi partai di mata anak muda dan masyarakat. Ruang diskusi seperti ini perlu terus dikembangkan agar partai semakin dekat dengan rakyat,” ujar Wiwin Sumrambah.
Fokus diskusi dan tujuan kegiatan
REDTalks memadukan pembahasan nilai kebangsaan dengan praktik ekonomi kreatif serta peluang peran pemuda di ranah publik. Format dialog membuat sesi lebih interaktif dan memungkinkan audiens memberi masukan langsung kepada narasumber.
Para penyelenggara menekankan pentingnya menjadikan politik sebagai ruang edukasi, bukan sekadar perebutan kekuasaan. Oleh sebab itu, kegiatan disusun agar mudah dicerna generasi muda dan relevan dengan isu kontemporer.
Respon pengurus dan harapan pengembangan
Qintharra U. Yassifa, Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, mendorong agar REDTalks tidak berhenti sebagai agenda lokal. Ia berharap format ini dapat direplikasi di daerah lain.
“Saya menaruh harapan besar agar kegiatan seperti REDTalks terus digaungkan. Semoga ini menjadi pemantik lahirnya kegiatan-kegiatan serupa di seluruh wilayah Jawa Timur sehingga semakin banyak ruang kreatif yang melibatkan generasi muda,” kata Qintharra U. Yassifa.
Nasrullah, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Prajuritkulon yang akrab disapa Arul, menyatakan forum lahir dari semangat menghadirkan politik yang edukatif dan inklusif. Ia menuturkan kegiatan itu bertujuan menyiapkan kader serta pemimpin masa depan.
“Melalui forum ini, PDI Perjuangan ingin menunjukkan bahwa politik bukan sekadar perebutan kekuasaan, tetapi juga ruang bertukar gagasan, membangun solusi, dan menyiapkan kepemimpinan masa depan,” ujar Nasrullah.
Dengan respons positif dari berbagai pihak, penyelenggara optimistis REDTalks akan menjadi model kegiatan partai yang lebih dekat dengan masyarakat dan mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam kehidupan politik.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PDI Perjuangan Ponorogo Gelar Doa Bersama Peringati Bulan Bung Karno
DPC PDI Perjuangan Ponorogo menggelar doa bersama pada 28 Juni 2026 di Aula DPC untuk memperingati Bulan Bun...
Rocky Gerung Disambut Reog di Magetan, Bahas Buku Marhaenisme
Rocky Gerung disambut Reog Ponorogo saat menghadiri peluncuran buku Marhaenisme di Magetan, mengajak warga a...
Rocky Gerung Disambut Reog di Magetan Saat Peluncuran Marhaenisme
Rocky Gerung disambut Reog Ponorogo di Magetan saat jadi pembicara Soekarno Talk-In dan peluncuran buku Marh...
Komisi III: Regulasi Larangan Kampanye dan Fasilitasi LGBT Bisa Diterapkan
Anggota Komisi III DPR, Nasyirul Falah Amru, menyatakan regulasi larangan kampanye dan fasilitasi LGBT berpo...
DPC PDI Perjuangan Magetan Gelar Cek Kesehatan Gratis
DPC PDI Perjuangan Magetan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis 28 Juni 2026, bekerja sama dengan Dinkes u...
Jejak Sang Fajar Juara Festival Mural Bulan Bung Karno 2026
Jejak Sang Fajar juara Festival Mural Bulan Bung Karno 2026 di Lamongan; karya mereka unggul dalam penerjema...