Redaktur Medan Raih 5 Penghargaan Jurnalistik hingga Okt 2026
Medan — Dr. Arianda Tanjung, S.I.Kom., M.Kom., Redaktur Ekonomi yang berbasis di Medan, meraih lima penghargaan jurnalistik dari beberapa kompetisi provinsi dan nasional hingga Oktober 2026. Penghargaan itu didapat dari ajang yang diselenggarakan berbagai lembaga dan perusahaan, menunjukkan pengakuan terhadap karya jurnalistiknya dalam setahun terakhir.
Rincian penghargaan
Penghargaan yang diraih Arianda berasal dari beberapa kompetisi bergengsi. Nama-nama lomba tersebut menegaskan variasi tema dan institusi yang memberi apresiasi.
- Juara 2 Anugerah Jurnalistik BPKH
- Juara 4 Pena Petrofin
- Juara 2 Elnusa Journalism Award
- Juara 1 Anugerah Jurnalistik Inalum (Chapter III)
- Penghargaan terbaru dari Anugerah Jurnalistik KPU
Penghargaan tersebut menempatkan Arianda sebagai salah satu jurnalis yang konsisten menghasilkan liputan ekonomi dan energi yang mendapat perhatian tingkat regional dan nasional.
Galian C diduga marak di Asahan
Kasus berbeda terjadi di Kabupaten Asahan, di mana aktivitas galian C yang diduga beroperasi tanpa izin semakin marak. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga dan mengundang sorotan publik terhadap penegakan aturan pertambangan di tingkat daerah.
Organisasi pemuda setempat, Barisan Muda (BM) Karya Peduli Bangsa, aktif menyuarakan penertiban tambang ilegal tersebut. Mereka mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum mengambil langkah cepat untuk menghentikan operasi yang berpotensi merusak lingkungan dan mengancam keselamatan warga.
Penggerebekan rumah di Jermal, Medan
Di Kota Medan, Tim gabungan Polrestabes melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Jalan Jermal, Kecamatan Medan Denai, pada Jumat, 30 Oktober. Rumah tersebut dihuni oleh pemilik berinisial "GS".
Polisi melakukan penggeledahan setelah menemukan petunjuk yang mengarah pada aktivitas terlarang di lokasi tersebut. Penyidikan berlanjut untuk memastikan unsur pidana dan pihak-pihak yang terlibat.
Ketiga peristiwa ini — penghargaan jurnalistik, maraknya tambang ilegal di Asahan, dan penggerebekan di Medan — menggambarkan dinamika media, pengawasan publik, dan penegakan hukum yang sedang berjalan di Sumatera Utara. Untuk perkembangan lebih lanjut, aparat terkait diminta terus memberi klarifikasi dan tindak lanjut yang transparan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Warga dan Pedagang Gelisah, Bau Peternakan Bebek di Tualang Ganggu Usaha
Warga dan pelaku usaha di Kelurahan Tualang keluhkan bau peternakan bebek yang mengganggu usaha; kelurahan r...
Residivis Curanmor Ditangkap di Medan Area, Motor Disita
Tim Pagar Jatanras Polda Sumut menangkap residivis pencuri sepeda motor di Medan Area dan menyita satu unit...
Granat Rayakan HUT ke-27, Tegaskan Perang Melawan Narkoba
Granat merayakan HUT ke-27 di Jakarta, menegaskan komitmen melawan narkoba dan mendorong peningkatan BNN men...
PA Sibuhuan Tangani 3.340 Isbat Nikah dalam 8 Tahun
PA Sibuhuan menangani 3.340 isbat nikah dan 2.574 perceraian selama delapan tahun; 2026 catat kenaikan perce...
Ade Jona Minta Orang Tua Awasi Anak dari Judol dan Narkoba
Ade Jona minta orang tua aktif awasi anak dari judi online (Judol) dan Narkoba saat reses di Sunggal; warga...
Wabup Madina Minta Nakes Layani Pasien seperti Keluarga di RSU Armina
Wabup Madina Atika Nasution hadir di Grand Opening RSU Armina Madina (31/10) dan minta tenaga kesehatan mela...