Lokal

Ade Jona Minta Orang Tua Awasi Anak dari Judol dan Narkoba

Bagikan:
Ade Jona berbicara saat reses di Sunggal bahas judol dan narkoba

SUNGGAL — Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Ade Jona Prasetyo, meminta orang tua aktif mengawasi anak-anak di tengah maraknya gempuran judi online (Judol) dan Narkoba. Permintaan itu disampaikan saat reses di Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (31/10).

Imbauan: orang tua jangan lengah

Ade Jona menekankan pentingnya peran orang tua dalam memantau aktivitas anak. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak takut melaporkan peredaran narkotika karena dianggap sebagai ancaman bagi generasi penerus.

"Jangan takut untuk melaporkan persoalan Narkoba, sebab itu menjadi perusak bagi generasi penerus bangsa. Awasi terus dengan aktif aktivitas anak-anak kita, jangan sampai lengah,"

Menurutnya, Judol juga merusak mental anak muda. Ia menyebut kecanduan judi online bisa membuat anak sekolah berbohong kepada orang tua dan terganggu perkembangan sosialnya.

"Yang harus kita ciptakan agar mental generasi muda mampu bersaing dengan dunia luar. Makanya pengawasan dari orang tua agar sangat diperlukan agar tidak terjerumus dengan hal hal yang bersifat negatif,"

Keluhan warga: sampah, BPJS, banjir, dan sedimentasi

Selain membahas bahaya Judol dan narkoba, Ade Jona mendengarkan keluhan warga soal layanan publik dan masalah lingkungan. Warga mengeluhkan persoalan BPJS, banjir, sampah, dan sedimentasi Sungai Belawan.

Salah satu warga, Manisot Hasibuan, meminta penanganan serius untuk sampah yang kerap berserakan di perbatasan Kota Medan dan Deliserdang, tepatnya di kawasan Jalan Asrama.

"Kita suka heran, kalau pagi itu sampah entah dari mana datangnya. Tumpukan sampah pasti jadi pemandangan sehari-hari,"

Ia juga mengusulkan pembuatan tempat penampungan sampah sementara di Dusun 4 Timur serta perbaikan saluran air dan parit yang tidak berfungsi.

Tindak lanjut dari pertemuan

Menjawab aspirasi warga, Ade Jona berjanji akan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menuntaskan masalah teknis tersebut.

"Kita akan koordinasikan dengan bupati agar sampah bisa diangkut tiap hari dan parit-parit yang tak berfungsi bisa segera diperbaiki. Soal sedimentasi Sungai Belawan, kita akan koordinasikan dengan BWS,"

Di akhir reses, ia menegaskan peran partainya dalam memastikan program pemerintahan sampai ke masyarakat.

"Kami hadir untuk memastikan semua program dan asta cita pak presiden bisa menyentuh langsung masyarakat,"

Hadir dalam kegiatan

  • Dr Kiki Handoko Sembiring, anggota DPRD Sumut Fraksi Gerindra
  • Camat Sunggal M. Guntur
  • Kepala Desa Tanjung Gusta Benget Sihombing
  • Tokoh pemuda Samuel Manurung (Ucil) dan tokoh agama setempat

Langkah selanjutnya adalah koordinasi lintas instansi untuk penanganan sampah, perbaikan drainase, dan penanganan sedimentasi sungai demi memperbaiki kualitas lingkungan dan pelayanan publik di wilayah tersebut.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait