RAPIMNAS Senkom Mitra Polri 2026 Perkuat Sinergi Harkamtibmas
Senkom Mitra Polri menggelar Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) 2026 secara hybrid pada Kamis, 18 Juni 2026, di Grand Ballroom Gedung Serbaguna Minhaajurrosyidiin, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur. Acara bertujuan memperkuat sinergi dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat, bela negara, serta kebencanaan untuk mendukung stabilitas nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Agenda, Tema, dan Tujuan
RAPIMNAS 2026 mengusung tema: Percepatan Peran Senkom Mitra Polri dalam Harkamtibmas, Bela Negara dan Kebencanaan guna Mewujudkan Stabilitas Kamtibmas, Nasionalisme Tangguh dan Kedaulatan Bangsa Menuju Indonesia Emas. Forum ini menjadi wadah evaluasi program, perumusan kebijakan, dan persiapan keputusan penting menuju pelaksanaan MUNAS V Senkom Mitra Polri Tahun 2027.
Pernyataan Pimpinan Senkom
Ketua Umum Senkom Mitra Polri, Katno Hadi, menegaskan posisi strategis RAPIMNAS dalam mekanisme organisasi. Ia menyebut forum ini berfungsi mengevaluasi pelaksanaan program serta merumuskan arah kebijakan organisasi.
RAPIMNAS merupakan forum rapat pimpinan nasional yang memiliki fungsi strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program organisasi, merumuskan arah kebijakan. Serta mempersiapkan berbagai keputusan penting yang akan menjadi bahan dan pedoman menuju pelaksanaan MUNAS V Senkom Mitra Polri Tahun 2027
Katno berharap rekomendasi strategis lahir dari pertemuan ini untuk memperkuat peran Senkom dalam menjaga keamanan, menggelorakan semangat bela negara, serta meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana melalui kolaborasi yang kuat.
Dukungan dan Harapan dari Polri
Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Pol. Mardiyono, mengharapkan RAPIMNAS menghasilkan rekomendasi yang memperkokoh kemitraan antara Senkom dan institusi kepolisian hingga tingkat wilayah. Ia menekankan sinergi harus diwujudkan melalui aksi nyata di masyarakat, bukan hanya koordinasi administratif.
Hubungan antara Polri dan Senkom harus terus diperkuat hingga ke tingkat kewilayahan. Anggota Senkom diharapkan mampu bersinergi dengan jajaran kepolisian... sinergi tersebut harus diwujudkan melalui kegiatan nyata di tengah masyarakat, bukan hanya dalam bentuk koordinasi administratif
Mardiyono juga mengingatkan anggota Senkom bertindak terukur dan sesuai hukum. Informasi yang disampaikan harus cepat, akurat, dan tidak menimbulkan keresahan. Ia mengajak Senkom menjadi pelopor dalam menangkal hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi.
Konsolidasi Organisasi dan Implementasi Program
Ketua Steering Committee RAPIMNAS 2026, Lukman Abdul Fatah, memaparkan bahwa forum ini selain konsolidasi juga menyelaraskan program kerja Senkom dengan agenda pembangunan nasional. Hasil MUNAS IV 2022 akan dijabarkan ke dalam program terukur dan berkelanjutan.
RAPIMNAS 2026 diselenggarakan untuk menjabarkan dan mengimplementasikan hasil-hasil ketetapan MUNAS IV Tahun 2022 ke dalam program kerja yang terukur dan berkelanjutan
Peserta dan Format Pelaksanaan
RAPIMNAS diikuti sekitar 750 peserta secara luring dan terhubung daring melalui studio mini di tingkat Polda, Polres, dan Polsek. Peserta meliputi:
- Dewan Pembina Pusat dan Pengurus Pusat
- Ketua Provinsi serta Sekretaris Provinsi dari 38 provinsi
- Anggota Senkom wilayah Jabodetabek dan perwakilan daerah
Penutup: Arah ke Depan
RAPIMNAS 2026 diharapkan melahirkan rekomendasi operasional yang konkret dan memandu kerja Senkom menuju MUNAS V 2027. Implementasi rekomendasi akan menjadi kunci memperkuat peran Senkom dalam menjaga harkamtibmas, memperkokoh nasionalisme, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kebakaran Pabrik ATK di Bekasi Utara Berhasil Dipadamkan
Kebakaran pabrik ATK di Kaliabang, Bekasi Utara pada 17 Agustus 2026 berhasil dipadamkan; 10 mobil damkar di...
Bulog Pastikan Stok Pangan NTT Aman, Siapkan 20 Ton Beras per Kabupaten
Bulog pastikan stok beras 35–37 ribu ton di NTT; setiap kabupaten diminta sediakan 20 ton beras dan 1.000 li...
Sandri Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Gempa NTT
Sandri memuji respons cepat Polri setelah gempa magnitudo 7,7 di NTT; 845 personel dan logistik dikerahkan u...
Granat Tangan Diduga Buatan Inggris Ditemukan di Bekasi
Granat tangan diduga buatan Inggris ditemukan di Bekasi pada 17 Agustus 2026; tim jibom evakuasi ke Markas G...
Kemendag Salurkan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT
Kemendag menyalurkan Rp250 juta melalui program "Kemendag Peduli" sebagai bantuan awal untuk korban gempa NT...
Xi Jinping Sampaikan Duka atas Gempa Magnitudo 7,7 di NTT
Xi Jinping menyampaikan duka atas gempa magnitudo 7,7 di NTT (15 Agustus 2026) dan yakin Indonesia dapat pul...