Rapat Kerja Bamusi di Cianjur Perkuat Persaudaraan Kebangsaan
CIANJUR — Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP Bamusi) menggelar rapat kerja untuk merumuskan program organisasi sekaligus memperkuat kontribusi Bamusi dalam kehidupan kebangsaan. Rapat kerja dimulai Jumat, 11 September 2026, di Grand Aston Ciletuh, Puncak, Cianjur, Jawa Barat, dengan fokus penguatan ukhuwah wathoniyah dan orientasi sosial program kerja.
Tujuan rapat kerja dan lokasi
Rapat kerja bertujuan merumuskan agenda kerja Bamusi untuk periode mendatang. Selain menyusun program internal, forum juga diarahkan untuk menentukan langkah nyata dalam membantu masyarakat rentan. Pertemuan berlangsung di hotel Grand Aston Ciletuh yang dipilih sebagai lokasi konsolidasi pengurus pusat.
Penekanan pada ukhuwah wathoniyah
Ketua Umum PP Bamusi, H. Nasyirul Falah Amru, menegaskan pentingnya memperkuat persaudaraan kebangsaan di tengah keberagaman organisasi Islam di Indonesia. Ia mengingatkan bahwa perbedaan latar belakang tidak seharusnya menghalangi kerja sama demi persatuan bangsa.
“Ukhuwah wathoniyah harus menjadi semangat bersama. Ormas-ormas Islam memiliki latar belakang dan tradisi yang beragam, tetapi memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga persatuan dan kemaslahatan bangsa.”
Program kerja berorientasi sosial
Gus Falah, yang juga anggota Komisi III DPR RI, mendorong agar program Bamusi tidak sekadar agenda internal. Menurutnya, keberhasilan organisasi diukur dari manfaat langsung ke masyarakat, terutama kaum dhuafa.
“Program kerja harus berorientasi menolong kaum dhuafa. Ukuran keberhasilan organisasi bukan hanya banyaknya kegiatan, tetapi sejauh mana kegiatan itu memberikan manfaat dan meringankan beban masyarakat.”
Berdasarkan arahan tersebut, rapat kerja menegaskan beberapa arah program utama Bamusi:
- Memperkuat jejaring antarormas Islam untuk kerja sama sosial.
- Menyusun program bantuan bagi kelompok dhuafa dan rentan.
- Mengintegrasikan nilai kebangsaan dalam aktivitas organisasi.
Konsolidasi pengurus dan langkah ke depan
Selain penyusunan program, forum rapat kerja menjadi ruang konsolidasi bagi jajaran pengurus. Mereka memperkuat komitmen terhadap nilai keislaman, persaudaraan, dan kepedulian sosial. Rapat diharapkan menjadi momentum untuk menjadikan Bamusi bagian aktif dari kekuatan masyarakat sipil dalam pembangunan kebangsaan.
Ke depan, Bamusi akan memfinalisasi rancangan program yang berorientasi sosial dan menjalin kolaborasi antarelemen masyarakat. Langkah ini diharapkan membuat kontribusi organisasi lebih terasa dalam kehidupan sosial dan kebangsaan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Komisi III Dorong Penegakan Hukum Ketat dan Pengawasan Vape di Lamongan
Gus Falah minta polisi proses pengedar narkoba maksimal dan pengawasan vape diperketat untuk lindungi genera...
Kesadaran Warga Kunci Atasi Sampah Sidoarjo, kata Hari Yulianto
Hari Yulianto minta warga ubah perilaku soal sampah; dukungan BKK Rp300 juta Sidoarjo 2027 perlu diikuti pem...
Hari Yulianto: Kesadaran Warga Kunci Atasi Sampah Sidoarjo
Hari Yulianto menilai kesadaran warga jadi kunci atasi sampah. BKK Rp300 juta Sidoarjo 2027 efektif jika per...
PDIP Jember Ajak Generasi Z Tidak Apatis pada Politik
Widarto mengajak generasi Z Jember tak apatis, aktif memberi kritik dan menyaring informasi lewat nonton bar...
DPRD Pasuruan Soroti Raperda Pajak: Lima Catatan untuk Optimalisasi PAD
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Pasuruan beri lima catatan penting pada Raperda Pajak 2026, menekankan optimalisa...
Komisi VII Dorong IKM Gresik Perkuat Modal, Teknologi, Legalitas
Anggota Komisi VII DPR, Nila Yani, mendorong IKM Gresik perkuat akses modal, teknologi, dan legalitas agar b...