Wali Kota Pematangsiantar Hadiri Rakernas Apeksi XVIII di Medan
Pematangsiantar — Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Grand City Hall, Medan, Rabu (1/7). Kehadiran ini dimaksudkan untuk memperkuat sinergi antar pemerintah kota sekaligus menyusun strategi bersama menghadapi tantangan pembangunan perkotaan.
Partisipasi dan tujuan
Kehadiran Wesly menegaskan komitmen Pemko Pematangsiantar memperluas kolaborasi antar daerah. Setelah acara pembukaan, ia menyatakan kegiatan itu penting untuk menyerap praktik terbaik dari kota-kota lain dan memperluas jejaring kerja.
Rakernas Apeksi ini menjadi forum strategis untuk saling belajar, memperkuat kerjasama dan menjadi adopsi ragam inovasi yang dapat mengimplementasikannya di daerah masing-masing khususnya Pematangsiantar
Fokus pembahasan Rakernas
Rakernas XVIII menempatkan penguatan kapasitas Pemko pada posisi utama. Topik pembahasan meliputi ketahanan fiskal, perencanaan pembangunan, Hanpang (ketahanan pangan), pelayanan publik, dan ketahanan sosial. Penekanan diarahkan agar tiap kota menjadi fondasi bagi Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat.
Konteks tantangan nasional
Pelaksanaan Rakernas berlangsung di tengah tantangan besar bagi pemerintah daerah. Sepanjang 2025, banyak pemerintah kota melakukan penyesuaian belanja akibat kebijakan efisiensi anggaran yang tertuang dalam Instruksi Presiden No. 1 tahun 2025. Penyesuaian ini memaksa efisiensi dalam pelaksanaan program pembangunan.
Selain itu, meningkatnya frekuensi bencana alam—terutama banjir dan tanah longsor—pada 2025 menyebabkan kerusakan infrastruktur, gangguan distribusi barang, serta berdampak pada ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat. Kondisi ini mempertegas kebutuhan membangun kota yang tangguh.
Dampak bagi Pematangsiantar
Wesly menegaskan Pemko Pematangsiantar berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperbaiki tata kelola pemerintahan, dan mendorong pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi antar daerah. Keikutsertaan pada Rakernas juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi daerah dan membuka peluang investasi.
Ia berharap rekomendasi yang dihasilkan Rakernas dapat memperkuat peran pemerintah kota sebagai garda terdepan pelayanan publik, meningkatkan daya saing daerah, serta mempercepat terwujudnya Pematangsiantar yang cerdas, sehat, dan kreatif.
Delegasi Pemko
Wesly hadir didampingi sejumlah pejabat Pemko Pematangsiantar, antara lain:
- Kepala Dinas Kominfo Johannes Sihombing
- Kepala Bappeda/PKPD Alwi Adrian Lumbangaol
- Kabag Pemerintahan Setdako Hendra TP Simamora
- Plt Kabag Prokopim Fadlan Syarkawi
Melalui forum nasional ini, Pemko Pematangsiantar berharap dapat mengadopsi inovasi yang relevan dan memperkuat peran daerah dalam mendukung target pembangunan nasional.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
1.203 Warga Binaan Rutan Medan Terima Remisi pada HUT ke-81
Sebanyak 1.203 warga binaan Rutan Kelas I Medan menerima Remisi Umum pada HUT ke-81 RI; 32 langsung bebas se...
GKPS Teladan Galang Dana untuk Rumah Dinas Pendeta di Medan
GKPS Resort Teladan menggalang dana di Medan untuk membangun rumah dinas pendeta, mendapat dukungan pimpinan...
Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 622 Kemasan Narkoba 'Vape Getar'
Polrestabes Medan menyita 622 bungkus permen berisi narkoba 'vape getar' dan menangkap satu kurir; pasokan d...
Dinkes Sumut: SPPG Berastagi Sudah Miliki SLHS, Lab Masih Periksa
Dinkes Sumut menyatakan SPPG Berastagi telah memiliki SLHS, namun hasil laboratorium masih diperiksa terkait...
Sekda Aceh Jamuan Paskibraka 2026: Apresiasi dan Pesan Pengabdian
Sekda Aceh jamu anggota Paskibraka 2026 di Pendopo Meuligoe, memberi apresiasi, pesan pengabdian, dan harapa...
HUT RI ke-81 di Gampong Leu Ue: Upacara Khidmat dan Seruan Persatuan
Peringatan HUT RI ke-81 di Gampong Leu Ue, Aceh Besar, berlangsung khidmat pada 17 Agustus dengan pesan pers...