Puskesmas Lhoknga Siagakan UGD 24 Jam Antisipasi Libur dan Panen
ACEH BESAR — Puskesmas Lhoknga meningkatkan kesiapsiagaan layanan kesehatan dengan UGD disiagakan penuh 24 jam pada akhir pekan lalu. Langkah ini diambil menyusul lonjakan arus kendaraan di jalur lintas barat selatan Aceh saat libur dan musim panen durian, Sabtu–Minggu (4–5/7).
Siaga penuh di Unit Gawat Darurat
Unit Gawat Darurat Puskesmas Lhoknga dijaga sepanjang hari dan malam untuk merespons kecelakaan lalu lintas dan kondisi medis darurat lainnya. Kepala Puskesmas, Elisa, SKM, langsung meninjau pelaksanaan piket pada Sabtu malam untuk memantau kesiapan petugas.
'Kami harus lebih siaga daripada hari biasa untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang di luar dugaan kita,'
Menurut Elisa, kunjungan tersebut juga bertujuan memberi motivasi kepada tenaga kesehatan yang tetap bertugas meski aktivitas masyarakat meningkat.
Peningkatan mobilitas dan titik rawan
Lonjakan mobilitas terjadi di jalur lintas barat selatan akibat tiga faktor utama: wisata pantai, warga pemburu durian ke Kecamatan Lhoong, dan perjalanan lanjut ke Kabupaten Aceh Jaya. Titik-titik jalan pegunungan seperti Paro, Kulu, dan Geurutee mendapat perhatian khusus karena medannya berliku dan berisiko tinggi.
Destinasi pantai yang ramai, seperti Pantai Lhoknga, Lampuuk, dan Pantai Riting Leupung, juga meningkatkan potensi insiden. Puskesmas menempatkan petugas siaga untuk merespons kejadian di jalur utama dan lokasi wisata.
Penanganan pasien malam dan rujukan
Elisa menjelaskan UGD hampir setiap malam menerima pasien dengan berbagai keluhan. Banyak pasien datang dalam kondisi berat pada malam hari, sehingga membutuhkan rujukan ke rumah sakit yang lebih lengkap fasilitasnya.
'Kalau malam rata-rata pasien datang dengan kondisi yang cukup berat dan harus kami rujuk ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan yang lebih paripurna,'
Prosedur rujukan telah distandarisasi agar pasien mendapat tindak lanjut cepat ketika kebutuhan perawatan melebihi kapasitas puskesmas.
Imbauan keselamatan bagi pengguna jalan
Sejalan dengan kesiapsiagaan medis, Puskesmas Lhoknga mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mengutamakan keselamatan berkendara. Elisa menekankan pentingnya kehati-hatian terutama saat melintasi jalan pegunungan yang berkelok.
Dengan meningkatnya mobilitas selama libur dan panen durian, kesiapsiagaan tenaga kesehatan diharapkan mempercepat respons medis dan menjaga kualitas pelayanan bagi masyarakat serta pengguna jalan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPRK Aceh Selatan Tahan Dukungan Usulan WPR Sampai Diverifikasi
DPRK Aceh Selatan menunda dukungan usulan WPR hingga Pemkab lakukan sosialisasi, persetujuan keuchik, dan ve...
Polwan Pematangsiantar Perketat Disiplin Jelang HUT ke-78
Polwan Polres Pematangsiantar gelar Gaktiblin pada 18 Agustus untuk tingkatkan disiplin dan profesionalisme...
Jenazah Anak 8 Tahun Ditemukan di Bawah Jembatan Sigagak
Jenazah Hidayah Sitanggang, anak 8 tahun yang hanyut di Bah Sosopan, ditemukan Rabu (19/8) di bawah jembatan...
UMSU Serahkan Smart Vineyard IoT dan Irigasi Surya di Deliserdang
UMSU serahkan Smart Vineyard berbasis IoT dan irigasi tetes tenaga surya kepada petani anggur di Deliserdang...
Polrestabes Medan Tangkap 3 Pelaku Jual Narkoba di Kafe
Polrestabes Medan menangkap tiga pelaku penjualan narkoba di kafe Jalan Darusalam, menyita dua bungkus vape...
FORMASSU-SMAM Mendesak Pemko Medan Segera Bantu Korban Puting Beliung
FORMASSU dan SMAM mendesak Pemko Medan segera melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan darurat serta prog...