PDI Perjuangan Perkuat Early Warning saat Probolinggo Siaga Kekeringan
Kabupaten Probolinggo ditetapkan sebagai siaga darurat kekeringan. Menanggapi hal itu, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo menginstruksikan kader di tingkat PAC, ranting, dan anak ranting untuk memperkuat pemantauan potensi bencana sejak dini. Instruksi disampaikan saat konsolidasi internal PAC Kecamatan Pajarakan, Sabtu (12/9/2026).
Instruksi partai: dari organisasi ke sistem peringatan dini
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, Khairul Anam, meminta struktur partai tidak hanya menjalankan fungsi politik, tetapi juga bertindak sebagai early warning system. Kader diminta segera melaporkan tanda-tanda kekeringan, kebakaran, atau persoalan lingkungan lain agar respons bisa lebih cepat.
"Tugas pertama adalah konsolidasi dan merawat pertiwi. Kader harus hadir di tengah masyarakat, mengetahui persoalan di wilayahnya, dan menjadi early warning system terhadap potensi bencana,"
Zona rawan: data BPBD
Menurut data BPBD, sedikitnya 19 desa di tujuh kecamatan masuk wilayah rawan krisis air bersih. Ketujuh kecamatan tersebut adalah:
- Tiris
- Banyuanyar
- Tegalsiwalan
- Wonomerto
- Leces
- Kuripan
- Tongas
BPBD juga telah memetakan 16 dusun untuk prioritas penanganan krisis air bersih.
Peran kader dan jalur pelaporan
Anam menekankan pentingnya informasi dari ranting dan anak ranting karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat. Data dan laporan dari bawah dapat diteruskan melalui PAC dan jalur fraksi untuk koordinasi dengan pemerintah daerah.
"Kalau ada sumber air mulai berkurang, masyarakat kesulitan air bersih, atau ada potensi kebakaran, segera dilaporkan. Informasinya bisa diteruskan melalui PAC, melalui fraksi, maupun jalur pemerintahan,"
Mitigasi kebakaran dan antisipasi El Nino
Selain pemantauan, Anam yang juga anggota DPRD Kabupaten Probolinggo meminta kader aktif memberi edukasi kepada petani agar tidak membersihkan lahan dengan cara membakar. Ia mengingatkan bahwa kondisi kering mempercepat penyebaran api.
Ia menambahkan bahwa kesiapsiagaan perlu diperkuat mengingat ancaman kondisi El Nino dalam beberapa tahun ke depan. "Jangan menunggu bencana terjadi baru bergerak. Mitigasi harus dilakukan sejak sekarang," tegas Anam.
Respons terhadap kebakaran hutan dan lahan
Status siaga darurat muncul bersamaan dengan meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan. Kawasan Bromo di Kabupaten Probolinggo kembali mengalami kebakaran pada 10 September 2026. Sehari setelahnya, BPBD Jawa Timur menerjunkan helikopter untuk melakukan 17 kali water bombing dengan total sekitar 17.000 liter air.
Anam menegaskan bahwa peran partai bukan menggantikan tugas pemerintah, melainkan memastikan informasi dari masyarakat cepat sampai kepada otoritas sehingga langkah mitigasi bisa segera dilakukan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Surabaya Perkuat Verifikasi Bansos Lewat Muskel dan Partisipasi Warga
Pemkot Surabaya perkuat verifikasi bansos lewat Muskel dengan keterlibatan warga dan pemuda untuk memastikan...
Pengembang Kelola Air Mandiri, DPRD Surabaya Usulkan SLF Wajib PDAM
DPRD Surabaya soroti pengembang seperti Citraland yang kelola air mandiri; usul masukkan kewajiban PDAM ke s...
Surabaya Minta Dana Gen Z Rp5 Juta per RW Dipakai untuk Usaha Produktif
Pemkot Surabaya minta anggaran Gen Z Rp5 juta per RW dipakai untuk usaha produktif agar memberi penghasilan...
Ketua DPRD Surabaya Minta Pemkot Jemput Bola Perbarui Data Desil
Ketua DPRD Surabaya minta Pemkot jemput bola perbarui data desil agar bantuan pendidikan dan kesehatan tepat...
HKTI Magetan Bawa Semangat Pembaruan dari Rakerda Jatim di Banyuwangi
Hendrad Subiyakto hadiri Rakerda HKTI Jatim di Banyuwangi (10–11 Sep 2026) dan berkomitmen dorong modernisas...
Nila Yani Serahkan Bantuan Operasional untuk Bamag Gresik
Nila Yani Hardiyanti serahkan perlengkapan operasional untuk Bamag Gresik pada 11 September 2026 untuk dukun...