Prabowo Tinjau Inovasi TNI di Lokasi Panen Raya Malang
Presiden Prabowo Subianto tiba di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat 17 Juli 2026 pukul 14.55 WIB untuk memimpin acara panen raya dan meninjau berbagai inovasi TNI yang mendukung ketahanan pangan dan hilirisasi hasil pertanian.
Kedatangan dan sambutan
Pesawat Kepresidenan RI-1 mendarat pada sore hari dan Presiden turun mengenakan kemeja safari cokelat. Ia langsung menyalami pejabat daerah termasuk Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Selanjutnya Presiden bergerak menuju lokasi panen dengan iring-iringan kendaraan resmi.
Di lokasi, rangkaian acara dibuka dengan sambutan budaya. Presiden disambut oleh tarian adat Jawa sebelum mulai meninjau area pameran dan aktivitas panen.
Peninjauan booth dan inovasi TNI
Presiden meninjau beberapa booth yang menampilkan program unggulan TNI dalam bidang ketahanan pangan. Setiap booth menampilkan inisiatif hilirisasi dan teknologi yang bertujuan meningkatkan nilai tambah produk pertanian.
Salah satu yang mendapat perhatian adalah stand Satgas Ketahanan Pangan TNI AU. Di sana Presiden menerima penjelasan singkat mengenai inovasi yang sedang dikembangkan untuk mendukung produksi pangan nasional.
"Selamat datang dibooth Satgas Ketahanan Pangan TNI Angkatan Udara," kata petugas saat memberi penjelasan kepada Presiden Prabowo, Jumat, 17 Juli 2026.
Skala panen dan peran TNI
Pemerintah, melalui pendampingan TNI, menggelar panen di beberapa titik. Rangkaian panen mencakup tebu, padi, dan kedelai dengan pembagian peran antarangkatan TNI.
Menteri Sekretaris Kabinet menyebutkan rincian lokasi panen. Panen tebu didampingi TNI AU di 8 titik, panen padi oleh TNI AD di 31 titik, serta panen kedelai oleh TNI AL di 4 lokasi.
"Melalui kegiatan ini, Bapak Presiden Prabowo ingin memastikan penguatan sektor pangan dilakukan secara terpadu. Mulai dari peningkatan produksi, pendampingan kepada petani, hingga hilirisasi sehingga mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat," ujar Seskab Teddy Indra Wijaya.
Pejabat yang mendampingi
Dalam kunjungan ini, Presiden didampingi sejumlah pejabat negara. Antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Peninjauan ini memperlihatkan upaya terpadu antarinstansi untuk memperkuat rantai nilai pertanian. Pemerintah berharap langkah tersebut meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong pertumbuhan industri pengolahan hasil pertanian.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemkomdigi Raih Opini WTP 2025, Dua Tahun Berturut-turut
Kemkomdigi meraih opini WTP BPK untuk 2025, kedua kali berturut-turut, dengan penyerapan anggaran 94% menduk...
IKA PTKIN Dorong Kesadaran Ekologis Jadi Bagian Dakwah dan Pendidikan
IKA PTKIN mendorong kesadaran ekologis jadi bagian dakwah dan pendidikan, disampaikan dalam Deklarasi Asta M...
Tokoh Bali Desak Pembangunan Bandara di Bali Utara
Tokoh adat Bali mendesak pembangunan bandara lepas pantai di Bali Utara; proyek direncanakan dibiayai invest...
Prabowo Targetkan Peremajaan 100.000 Ha Perkebunan Tebu dalam 2 Tahun
Presiden Prabowo mengumumkan peremajaan 100.000 ha perkebunan tebu dengan target rampung dua tahun, diumumka...
Wamenkomdigi Tegaskan Layanan Digital Pemerintah Wajib Aksesibel
Wamenkomdigi menegaskan seluruh layanan digital pemerintah wajib dapat diakses penyandang disabilitas dan me...
Puskes TNI Perkuat Ketahanan Bangsa Lewat Layanan Kesehatan
Puskes TNI memperluas layanan medis, bakti kesehatan, dan EMT untuk memperkuat ketahanan kesehatan nasional.