Prabowo Targetkan Peremajaan 100.000 Ha Perkebunan Tebu dalam 2 Tahun
Presiden Prabowo Subianto100.000 hektare dengan target penyelesaian dua tahun. Pengumuman ini disampaikan saat Panen Raya TNI di Malang, Jawa Timur, Jumat, 17 Juli 2026, sebagai bagian upaya meningkatkan produktivitas dan modernisasi sektor tebu.
Rencana dan target waktu
Pemerintah menyiapkan program peremajaan untuk mengganti tanaman tebu yang sudah lama tidak diperbarui. Langkah ini muncul setelah laporan dari Menteri Pertanian, yang menyatakan bahwa banyak areal tebu belum menjalani peremajaan selama lebih dari satu dekade.
Tadi Menteri Pertanian menyampaikan kepada saya, bahwa sudah 12 tahun tidak ada peremajaan tebu. Kita sekarang akan meremajakan semua tebu yang kita miliki.
Menurut Presiden, skema awal yang dilaporkan adalah peremajaan 100.000 hektare per tahun sehingga rampung empat tahun. Namun Menteri Pertanian kemudian menyatakan kemampuan menyelesaikan target itu dalam dua tahun, pernyataan yang disambut serius oleh Kepala Negara.
Pak, kita bisa dalam dua tahun
Luas lahan dan jumlah petani
Berdasarkan data Kementerian Pertanian per November 2025, total lahan perkebunan tebu di Indonesia mencapai 520.823 hektare. Luasan ini dikelola oleh 796.621 petani tebu di berbagai daerah.
| Data | Angka |
|---|---|
| Total luas perkebunan tebu (Nov 2025) | 520.823 hektare |
| Jumlah petani tebu | 796.621 petani |
Dampak yang diharapkan
Peremajaan diharapkan memperbarui stok varietas tebu, meningkatkan hasil per hektare, dan memperkuat ketahanan pasokan gula domestik. Pemerintah menempatkan program ini sebagai langkah strategis untuk mendorong produktivitas subsektor tebu secara nasional.
Pelaksanaan peremajaan skala besar membutuhkan koordinasi antar kementerian, dukungan pembiayaan, serta pelibatan petani melalui pembinaan teknis. Pemerintah belum merinci sumber pembiayaan maupun skema dukungan untuk petani dalam tahap pengumuman awal ini.
Proses ke depan
Dalam beberapa bulan mendatang, publik dapat mengharapkan rincian pelaksanaan program dari Kementerian Pertanian, termasuk prioritas daerah, jadwal peremajaan, dan mekanisme dukungan bagi petani. Jika berjalan sesuai target, peremajaan 100.000 hektare dalam dua tahun dapat mempercepat modernisasi perkebunan tebu nasional dan meningkatkan produktivitas.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemkomdigi Raih Opini WTP 2025, Dua Tahun Berturut-turut
Kemkomdigi meraih opini WTP BPK untuk 2025, kedua kali berturut-turut, dengan penyerapan anggaran 94% menduk...
IKA PTKIN Dorong Kesadaran Ekologis Jadi Bagian Dakwah dan Pendidikan
IKA PTKIN mendorong kesadaran ekologis jadi bagian dakwah dan pendidikan, disampaikan dalam Deklarasi Asta M...
Tokoh Bali Desak Pembangunan Bandara di Bali Utara
Tokoh adat Bali mendesak pembangunan bandara lepas pantai di Bali Utara; proyek direncanakan dibiayai invest...
Wamenkomdigi Tegaskan Layanan Digital Pemerintah Wajib Aksesibel
Wamenkomdigi menegaskan seluruh layanan digital pemerintah wajib dapat diakses penyandang disabilitas dan me...
Puskes TNI Perkuat Ketahanan Bangsa Lewat Layanan Kesehatan
Puskes TNI memperluas layanan medis, bakti kesehatan, dan EMT untuk memperkuat ketahanan kesehatan nasional.
Kemenhut Perketat Pengawasan Karhutla, Ancaman Sanksi Pidana
Kemenhut memperketat pengawasan karhutla menjelang kemarau 2026 dengan 180 personel Manggala Agni dan ancama...