Prabowo Tegaskan Sekolah Rakyat untuk Anak Kurang Mampu
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya program sekolah rakyat sebagai upaya pendidikan bagi anak-anak keluarga tidak mampu. Pernyataan itu disampaikan dalam sambutan pada Minggu, 7 Juni 2026, dengan harapan pendidikan bisa memperbaiki kondisi ekonomi keluarga dan meningkatkan kesejahteraan.
Tujuan dan sasaran sekolah rakyat
Menurut Presiden, sekolah rakyat diperuntukkan bagi mereka yang paling membutuhkan. Program ini ditujukan untuk anak-anak dari keluarga kurang berdaya agar mendapat akses pendidikan layak. Ia menegaskan bahwa pembangunan bangsa harus menjadikan seluruh rakyat hidup layak dan sejahtera.
"Sekolah rakyat, kita wujudkan untuk membantu mereka yang paling susah, mereka yang paling kurang berdaya. Jadi pembangunan kita sebagai bangsa, tujuannya adalah untuk membuat seluruh rakyat indonesia hidupnya layak, hidupnya baik,"
Pendidikan dan pelatihan bagi berbagai kelompok
Prabowo menekankan bahwa pendidikan tidak hanya sekolah formal untuk anak, tetapi juga pelatihan vokasi bagi kelompok lain. Ia menyebutkan pelatihan untuk petani, pendidikan bagi guru, dan pelatihan untuk tenaga kesehatan sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan.
- Pelatihan untuk petani agar meningkatkan produktivitas pertanian
- Peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan berkala
- Pendidikan dan pelatihan untuk perawat dan tenaga kesehatan
"Usaha untuk berbuat agar rakyat hidup baik, hidup layak adalah usaha yang sangat besar, kita harus bekerja keras di semua bidang, salah satu adalah pendidikan,"
Pendanaan dan komitmen pemimpin
Presiden mengakui bahwa pemerataan pendidikan membutuhkan biaya besar dan kerja keras. Oleh karena itu, ia meminta pemimpin di tingkat pusat dan daerah memiliki komitmen kuat dalam memajukan pendidikan dan menjaga kekayaan alam sebagai sumber pembiayaan.
Ia menegaskan perlunya pengelolaan keuangan yang hati-hati: uang negara harus dihemat dan kekayaan alam dipelihara agar bisa dimanfaatkan untuk kepentingan publik.
Perkembangan dan tantangan ke depan
Prabowo menyampaikan kegembiraan terhadap perkembangan program sekolah rakyat, namun mengakui tugasnya masih besar. Ia mengingatkan bahwa masih banyak daerah yang membutuhkan akses pendidikan ini, sehingga percepatan dan pemerataan harus terus dilakukan.
Dengan demikian, pemerintah diharapkan terus memperluas jangkauan program, memperkuat anggaran pendidikan, dan meningkatkan kualitas pelatihan vokasi. Langkah tersebut dipandang penting untuk memastikan setiap anak dan keluarga mampu meraih hidup yang lebih baik.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Barantin Ancam Tunda Ekspor Perusahaan Tak Penuhi Standar ke Tiongkok
Barantin ancam menunda ekspor perusahaan yang tak penuhi standar internasional, fokus pada sarang burung wal...
Kemenhut Perbarui Aturan Pengolahan Kayu untuk Percepat Hilirisasi
Kemenhut revisi aturan pengolahan hasil hutan sesuai PP 28/2025, percepat perizinan dan digitalisasi tanpa m...
Prabowonomics: Dorong Kemandirian Ekonomi Nasional
Prabowonomics, gagasan Presiden Prabowo berbasis UUD 1945, diusung untuk mendorong kemandirian ekonomi dan p...
PRO AVL Indonesia 2026: 60 Merek Global Ramaikan NICE PIK 2
PRO AVL Indonesia 2026 digelar 28–31 Juli di NICE PIK 2 Tangerang, menampilkan 60 merek dari 12 negara dan b...
Menkop Dorong MES Jadi Penggerak Ekonomi Syariah Riil
Menkop minta MES beralih dari literasi ke penguatan sektor riil, dengan pilot di Jawa Barat dan pengembangan...
Menteri PKP Pacu Pembangunan 2.539 Rumah Subsidi di Tangerang
Kementerian PKP percepat pembangunan 2.539 rumah subsidi di Kabupaten Tangerang 2026, dukung lewat BSPS, KUR...