Prabowo Cari Kopi di Podium Saat Rapat Paripurna DPR
Presiden Prabowo Subianto sempat berhenti dan mencari secangkir kopi di podium saat menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027, Rabu, 20 Mei 2026, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. Momen itu terjadi saat pembahasan peran swasta dalam perekonomian dan menarik perhatian anggota DPR RI.
Momen singkat di podium
Di tengah pidato, Presiden terlihat celingukan mencari cangkir kopi yang tersedia di podium. Setelah menemukannya, ia meminta izin kepada pimpinan sidang sebelum meneguk minumannya.
"Saya mohon izin, boleh saya minum, Ibu Ketua?"
Tanya Presiden yang disambut tepuk tangan anggota DPR. Aksi singkat ini memecah ketegangan sidang dan mengundang tawa ringan dari peserta rapat.
Pesan ekonomi dan contoh perusahaan nasional
Selain momen santai, Presiden memaparkan arah kebijakan fiskal dan ekonomi untuk RAPBN 2027. Ia menekankan peran sektor swasta dalam mendorong ekspor dan memperkenalkan produk Indonesia ke pasar global.
"Bagaimanapun, perusahaan seperti Indofood sudah dipasarkan ke seluruh dunia,"
Presiden juga menyebut pencapaian perusahaan kopi nasional yang telah memasarkan produknya ke lebih dari 100 negara. Ia menyinggung merek-merek seperti Kopiko dan perusahaan makanan lainnya sebagai contoh keberhasilan target ekspor.
Candaan yang mencairkan suasana
Suasana rapat kembali cair ketika Presiden menyebut merek minuman Es Teler 77. Ia kemudian bercanda tentang kemungkinan munculnya produk pesaing dari kader partainya.
"Ada juga itu Es Teler 77, kalau orang Gerindra nggak mau bikin saingannya Es Teler 88,"
Candaan tersebut memancing tawa anggota dewan. Presiden lantas meminta maaf kepada pimpinan sidang karena menyelipkan humor di tengah pidato resmi.
Konteks dan implikasi
Rapat paripurna ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026. Dalam agenda, Presiden menyampaikan arah kebijakan ekonomi dan fiskal pemerintah untuk RAPBN Tahun Anggaran 2027 secara langsung kepada DPR RI.
Momen kecil seperti mencari kopi dan selingan jenaka menunjukkan upaya menjaga suasana sidang tetap hidup. Namun inti pertemuan tetap pada pembahasan kebijakan yang akan menentukan prioritas anggaran dan strategi ekonomi nasional ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wamen: Kebakaran TPA Jatiwaringin Berpotensi Picu Ledakan
Kebakaran 15 ha di TPA Jatiwaringin berpotensi ledakan akibat CH4; pemantauan udara, drone thermal, dan supl...
Kapolri Pimpin Pelantikan dan Sertijab Enam Kapolda
Kapolri memimpin pelantikan enam Kapolda di Rupattama Mabes Polri, 4 Juli 2026, sebagai bagian regenerasi ke...
Imigrasi Bali Deportasi 342 WNA Jan–Jun 2026
Imigrasi Bali mendeportasi 342 WNA pada Januari–Juni 2026 karena pelanggaran izin tinggal, overstay, dan ket...
Bareskrim Usut Tuntas Gugurnya Bripda Nopandri di Katingan
Bareskrim mengusut gugurnya Bripda Nopandri saat operasi penangkapan bandar narkoba di Katingan; tim gabunga...
Seleksi PPG Calon Guru 2026 Dibuka, Daftar hingga 25 Juli
Kemendikdasmen buka Seleksi PPG Calon Guru 2026; pendaftaran 27 Juni–25 Juli 2026, syarat ijazah S-1/D-IV da...
Kemenperin Tolak Penyeragaman Kemasan Rokok
Kemenperin menolak penyeragaman kemasan rokok dalam rancangan Permenkes turunan PP 28/2024 dan minta bab sta...