Prabowo Bercanda Cek Anggota Gerindra Tidur saat Paripurna DPR
Presiden Prabowo Subianto melempar candaan saat menyampaikan pidato dalam rapat paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026. Ia sempat berhenti untuk minum kopi dan bercanda mengecek apakah ada anggota Fraksi Gerindra yang tertidur, tujuan agar suasana sidang tetap cair.
Candaan di podium menimbulkan gelak tawa
Suasana sidang beberapa kali diwarnai tawa anggota DPR ketika Presiden berhenti sejenak di podium. Ia menyinggung minuman yang tersedia di meja pimpinan sidang, lalu menyinggung merek yang familier di kalangan peserta rapat.
Saya hanya berhak atas Gerindra ya. Jadi saya cek ada Gerindra yang tidur enggak
Presiden juga menyebut nama minuman populer sebagai bahan lelucon, dan menambahkan ide saingan untuk menyindir partai. Candaan itu disambut tawa dan senyum dari Ketua DPR RI serta anggota lain.
Ada juga itu apa? Es Teler 77, kan? Kalau orang Gerindra enggak mau bikin saingannya, Es Teler 88
Pidato dilanjutkan ke kebijakan ekonomi
Setelah mencairkan suasana, Presiden melanjutkan pidato resmi tentang arah kebijakan ekonomi nasional dan RAPBN 2027. Dalam sambutannya, ia memaparkan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal pemerintah.
Pidato berisi angka-angka makro dan arahan kebijakan fiskal yang menjadi dasar penyusunan RAPBN. Kehadiran Presiden langsung di paripurna ini menarik perhatian karena ia tercatat sebagai Presiden pertama yang menyampaikan arah kebijakan ekonomi tahunan langsung di hadapan DPR RI.
Durasi, konteks, dan reaksi
Pidato Presiden berlangsung lebih dari satu setengah jam di depan ratusan anggota DPR dan pejabat negara. Rapat paripurna digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026, sehingga suasana sidang mendapat sorotan media dan publik.
Ketua DPR RI dan sejumlah anggota terlihat tersenyum mendengar gurauan, sementara agenda utama tetap berjalan sesuai jadwal. Candaan singkat tersebut dinilai efektif meringankan ketegangan sidang sebelum pembahasan substansi berlangsung.
Pergeseran suasana dari guyonan singkat ke pemaparan kebijakan menegaskan kombinasi unsur protokoler dan politis dalam agenda paripurna kali ini.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wapres Tinjau SD Inpres 76 Wairklau Pastikan Pendidikan Pascabencana
Wapres Gibran meninjau SD Inpres 76 Wairklau pada 20 Agustus 2026 untuk memastikan pendidikan anak tetap jad...
Kemenhub Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Distribusi via KM Tidar
Kemenhub menggalang bantuan ASN untuk korban gempa NTT (15-22 Agustus 2026) dan kirim lewat KM Tidar ke Flor...
Polri Raih Rekor MURI lewat Penanaman Bawang Putih Serentak
Polri raih rekor MURI lewat penanaman bawang putih serentak di 279,53 ha, melibatkan 59 Polres di 14 Polda,...
GMF Rampungkan Modernisasi Hercules C-130H A-1319
GMF menyelesaikan modernisasi Hercules C-130H A-1319, memperpanjang masa operasional hingga 20 tahun dan men...
Wapres Gibran Tinjau Gempa NTT, Libatkan Mahasiswa untuk Trauma Healing
Wapres Gibran bertolak ke NTT 20 Agustus 2026 untuk memantau penanganan gempa; mahasiswa dilibatkan dalam tr...
KAI Commuter Imbau Antisipasi Gangguan KRL Pasca Dua Insiden
KAI Commuter minta penumpang antisipasi gangguan KRL usai dua insiden yang menyebabkan keterlambatan pada 20...