Tiket Pagelaran Sabang Merauke 2026 Dibuka 21 Mei
Penjualan tiket Pagelaran Sabang Merauke ‘Hanya Indonesia yang Punya’ 2026 resmi dibuka mulai Kamis, 21 Mei 2026. Pembelian dapat dilakukan melalui MyBCA dan Tiket.com. Pagelaran berlangsung 21–23 Agustus 2026 di Indonesia Arena, Senayan.
Jadwal, lokasi, dan tema
Acara akan digelar selama tiga hari berturut-turut di Indonesia Arena, Senayan. Tahun ini pagelaran mengangkat tema "Hikayat Srikandi Nusantara", yang menyorot peran perempuan dalam perjalanan bangsa. Dalam pertunjukan, Raisa Andriana memerankan Srikandi, sedangkan Yura Yunita tampil sebagai Mahadewi.
Skema tempat duduk dan kapasitas
Panitia merilis skema tempat duduk yang menampung sekitar 6.000 penonton per pertunjukan. Penonton dapat memilih kategori sesuai preferensi posisi dan kenyamanan. Pembagian kelas dibuat untuk memberi opsi harga yang beragam.
- Bronze Corner
- Bronze
- Silver
- Gold
- Platinum
- Diamond
- Emerald
Rentang harga tiket dipatok mulai Rp250.000 hingga lebih dari Rp1.750.000. Harga final menyesuaikan kategori dan posisi tempat duduk pada denah.
Konsep dan tujuan pagelaran
Wakil CEO iForte sekaligus Eksekutif Produser Pagelaran Sabang Merauke, Silvi Liswanda, menjelaskan pagelaran dirancang untuk menampilkan kekayaan budaya Indonesia dengan sentuhan modern dan interaktif. Semua elemen produksi akan diperbarui, termasuk koreografi, kostum, dan desain panggung.
Apalagi generasi muda kita. Jadinya lebih tahu, lebih mau tahu, dan lebih cinta budaya kita dan memiliki kebanggaan yang luar biasa.
Silvi menyampaikan kutipan tersebut saat Konferensi Pers Kick Off di Grand Indonesia, Rabu, 20 Mei 2026. Ia menegaskan pagelaran tahun ini merepresentasikan keberanian, keteguhan, dan kelembutan perempuan Indonesia dalam bingkai seni pertunjukan.
Informasi pembelian
Mulai 21 Mei, calon penonton bisa membeli tiket secara daring melalui platform resmi. Panitia menyarankan memeriksa jadwal dan denah tempat duduk sebelum membeli untuk memilih kategori yang sesuai. Pembayaran dan konfirmasi mengikuti ketentuan dari masing-masing platform.
Penutup: makna dan harapan
Pagelaran ini diharapkan menjadi wadah yang mengangkat nilai budaya sambil menjangkau audiens lebih luas, terutama generasi muda. Dengan konsep baru, penyelenggara berharap pertunjukan memberi pengalaman berbeda dan membangun kebanggaan kolektif terhadap warisan budaya.
Berita Terkait
Mengapa Nostalgia Kembali Populer di Kalangan Gen Z
Nostalgia kembali digemari Gen Z karena memberi kenyamanan emosional, koneksi lintas generasi, dan mudah men...
Joe Taslim Bintangi Remake Indonesia 'The Man From Nowhere'
Joe Taslim dipastikan membintangi remake Indonesia "The Man From Nowhere", proyek aksi yang dipromosikan di...
Ebru Aydin Tampilkan Nuansa Personal Lewat Kamera Analog
Ebru Aydin gunakan kamera analog dalam pameran 'Labbayk' di Erasmus Huis untuk menghadirkan nuansa visual le...
Ebru Aydin Ungkap Makna Kontras Hitam-Putih di Pameran 'Labbayk'
Ebru Aydin jelaskan pemilihan hitam-putih untuk menonjolkan kontras Ka'bah dan pakaian ihram dalam pameran '...
Dukun Magang: Horor Komedi Siap Tayang 18 Juni 2026
Film horor komedi Dukun Magang akan tayang serentak di bioskop pada 18 Juni 2026, mengangkat benturan logika...
Ebru Aydin Tampilkan Sisi Humanis Muslim Belanda lewat Labbayk
Ebru Aydin memamerkan "Labbayk: Here I Am" (19 Mei 2026) di Jakarta untuk menampilkan narasi positif komunit...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!