Ekonomi

PINTU Luncurkan Futures Lite untuk Permudah Trading Derivatif Kripto

Bagikan:
Antarmuka Pintu Futures Lite menampilkan opsi Long/Short dan pengaturan leverage

PINTU meluncurkan Pintu Futures Lite pada Rabu, 19 Agustus 2026 sebagai fitur trading derivatif kripto berantarmuka sederhana untuk pemula dan trader menengah. Fitur ini memungkinkan pembukaan posisi Long atau Short hanya dalam tiga langkah, tersedia di platform PINTU yang berizin dan diawasi OJK. Tujuannya mendorong adopsi instrumen derivatif melalui kemudahan penggunaan dan risiko terkelola.

Fitur dan alur transaksi tiga langkah

Pintu Futures Lite dirancang dengan tampilan minimalis dan alur transaksi singkat. Pengguna dapat membuka posisi Long bila memperkirakan harga naik, atau Short bila memperkirakan harga turun.

Proses dibagi menjadi tiga langkah praktis sehingga cocok untuk pemula:

  1. Pilih posisi Long atau Short.
  2. Masukkan jumlah margin dan atur besaran leverage lewat slider (maksimal 25x).
  3. Buka posisi dan pantau status secara real-time.

Setelah membuka posisi, pengguna dapat mengatur Take Profit dan Stop Loss melalui halaman detail posisi aktif.

Pengelolaan risiko yang disertakan

PINTU menyertakan beberapa alat pengelolaan risiko di Futures Lite untuk membantu pengguna menekan potensi kerugian. Fitur yang tersedia antara lain:

  • Isolated Margin
  • Take Profit (TP)
  • Stop Loss (SL)

"PINTU menghadirkan fitur Pintu Futures Lite sebagai pintu masuk bagi trader pemula maupun menengah yang ingin memulai trading derivatif kripto menggunakan leverage," kata Andy Putra, Presiden Direktur PINTU.

Perkembangan pasar derivatif kripto

Peluncuran ini terjadi saat aktivitas derivatif kripto global meningkat signifikan. Laporan 2026 Q2 Crypto Industry Report menyebut volume derivatif global mencapai USD12,7 triliun, jauh melebihi volume perdagangan spot pada kuartal yang sama.

Di pasar domestik, data bursa CFX menunjukkan perdagangan derivatif hingga April 2026 mencapai sekitar Rp4,4 triliun. Kondisi ini dianggap membuka peluang pengembangan pasar derivatif di Indonesia.

Dampak, edukasi, dan prospek

Andy mengatakan Pintu Futures Lite diharapkan mendorong lebih banyak masyarakat memahami instrumen derivatif secara bertahap dan bertanggung jawab.

"Kami optimis kehadiran Pintu Futures Lite dapat mendorong lebih banyak masyarakat Indonesia memahami instrumen derivatif kripto secara bertahap dan bertanggung jawab," ujar Andy.

Perusahaan juga berencana menambah fitur edukasi terintegrasi dan memperluas pilihan aset yang diperdagangkan. Meski menawarkan kemudahan lewat leverage, PINTU mengingatkan bahwa trading futures memiliki risiko tinggi dan berpotensi menghapus seluruh modal.

"Trading futures dengan leverage memiliki risiko tinggi, termasuk potensi kehilangan seluruh modal. Kami selalu mengimbau pengguna untuk melakukan riset mandiri atau Do Your Own Research (DYOR) serta selalu mengelola risiko dengan baik sebelum bertransaksi," kata Andy.

Pintu Futures Lite diposisikan sebagai langkah awal bagi pengguna sebelum beralih ke fitur yang lebih advanced seperti Pintu Futures Pro, sekaligus memperluas inklusi pasar derivatif kripto di Indonesia.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait