PIM Kukuhkan Pengurus AS untuk Perkuat Jejaring Diaspora
Perempuan Indonesia Maju (PIM) mengukuhkan kepengurusan perwakilan di Amerika Serikat pada Selasa, 26 Mei 2026, di Sekretariat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PIM. Pelantikan ini dimaksudkan untuk memperkuat jejaring global, mempererat hubungan diaspora, dan memperluas kolaborasi sosial, budaya, serta ekonomi bagi perempuan Indonesia di luar negeri.
Pelantikan, tujuan, dan lokasi
Ketua Umum PIM, Lana T. Koentjoro, melantik susunan pengurus baru sebagai langkah strategis memperluas kehadiran organisasi di luar negeri. Acara berlangsung di kantor pusat DPP PIM dan dihadiri perwakilan dari beberapa wilayah, termasuk Korea Selatan, Maluku, dan Banten. Pengukuhan ini menjadi tonggak pembentukan Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) bagi organisasi perempuan tersebut.
Fokus program pengurus baru
Ketua PIM Amerika Serikat, Gaby Hasnan, menyatakan komitmennya pada program kebudayaan dan layanan keimigrasian untuk warga Indonesia di AS. Ia juga menekankan peran organisasi sebagai penghubung bagi pelaku usaha kecil.
"Kita akan 'concern' di bidang budaya, keimigrasian, dan akan menjadi jembatan bagi UMKM Indonesia yang ingin merambah pasar mancanegara, termasuk Amerika Serikat," kata Gaby.
Secara rinci, pengurus baru merencanakan program utama sebagai berikut:
- Penguatan layanan informasi keimigrasian bagi diaspora.
- Promosi budaya dan kegiatan penguatan identitas kebangsaan.
- Fasilitasi akses pasar bagi UMKM Indonesia ke jaringan bisnis di AS.
- Kolaborasi lintas komunitas untuk pendampingan warga luar negeri.
Dukungan dari organisasi perempuan nasional
Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Nannie Hadi Tjahjanto, hadir dan menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif PIM. Ia menilai pembentukan DPLN di berbagai negara sejalan dengan visi jangka panjang organisasi perempuan nasional.
"Kita bisa berjalan bersama. Kowani sebagai induk organisasi perempuan tentu dengan senang hati akan bekerja sama dengan PIM dalam rangka menyongsong 100 tahun Kowani," kata Nannie.
Dampak dan prospek ke depan
Pengukuhan pengurus PIM Amerika Serikat diharapkan memperkuat diplomasi sosial dan ekonomi melalui peran aktif diaspora. Selain itu, sinergi antar-organisasi perempuan diharapkan memperbesar peluang pemberdayaan dan promosi produk lokal di pasar internasional.
Ke depan, PIM berencana memperluas jaringan DPLN ke negara-negara lain serta mengintensifkan program pemberdayaan yang terukur bagi perempuan Indonesia di luar negeri.
Berita Terkait
Pemerintah Turunkan PPh Royalti Penulis Jadi 1,5% Final
Pemerintah menurunkan PPh royalti penulis dari 15% menjadi 1,5% final untuk mendukung industri penerbitan; k...
Menaker: 35% Peserta Magang Ditawari Kerja, Target 150 Ribu 2026
Menaker: 35% peserta magang batch I mendapat tawaran kerja; pemerintah tingkatkan target pemagangan 2026 jad...
3.084 Sekolah di Sumatra Direvitalisasi Pascabencana
Hingga 12 Mei 2026, pemerintah merevitalisasi 3.084 sekolah di Sumatra; total 4.992 terdampak dan rencana re...
Menag: Idul Adha 1447 Momentum Perkuat Kepedulian Sosial
Menag Nasaruddin Umar mengajak umat memaknai Idul Adha 1447 sebagai momentum memperkuat keikhlasan, kepeduli...
Prabowo Rayakan Iduladha Bersama WNI di Paris sebelum Kunjungan Resmi
Presiden Prabowo akan salat Iduladha dan bersilaturahmi dengan WNI di Wisma KBRI Paris sebelum memulai kunju...
Menaker Targetkan 150 Ribu Peserta Program Magang Nasional 2026
Menaker Yassierli targetkan Program Magang Nasional 2026 menjangkau 150 ribu peserta, dengan batch pertama 5...