Pesta Rakyat HUT Ke-81 Libatkan 1.200 UMKM, Bidik Perputaran Ekonomi
Pesta Rakyat HUT Ke-81 RI di kawasan Monas, Jakarta, melibatkan 1.200 pelaku UMKM sebagai bagian dari rangkaian acara pada 15 Agustus 2026. Pemerintah memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui UMKM Expo, pembagian kuliner gratis, dan program pendampingan bagi pelaku usaha.
UMKM terkurasi dan terlibat dalam expo
Sekretaris Kementerian UMKM, Loto Srinaita Ginting, mengatakan para pelaku usaha yang tampil telah melewati proses kurasi dan pendampingan. Mereka akan mengisi stan di UMKM Expo sekaligus menyediakan kuliner Nusantara untuk masyarakat yang hadir.
Loto Srinaita Ginting: Pesta Rakyat tahun ini menghadirkan rangkaian UMKM Expo, Hiburan Rakyat, dan Malam Merdeka yang berlangsung sepanjang hari dengan target sekitar 600.000 masyarakat.
Skema pembagian kuliner dan paket yang disediakan
Setiap UMKM yang terlibat diwajibkan menyiapkan 500 paket kuliner. Harga patokan yang digunakan untuk menghitung nilai pembagian adalah Rp30.000 per porsi makanan dan Rp15.000 per porsi minuman. Distribusi makanan dan minuman tersebut dilaksanakan secara gratis untuk pengunjung dalam dua sesi.
- Sesi siang: 11.30-15.00 WIB
- Sesi malam: 18.30 WIB hingga selesai
Aktivitas lain dan titik penyelenggaraan
Selain kuliner, panitia menyiapkan 300.000 kaus suvenir yang akan dibagikan kepada masyarakat. Rangkaian acara juga meliputi hiburan rakyat, perlombaan 17 Agustus, karnaval kendaraan hias, dan pertunjukan musik di beberapa titik.
Lokasi penyelenggaraan tersebar mulai dari Monas, Sarinah, hingga Bundaran HI. Puncak perayaan digelar dalam agenda Malam Merdeka yang menampilkan pertunjukan imersif, video mapping, dan drone show.
Dampak bagi pelaku UMKM dan tujuan acara
Menurut Loto, keterlibatan UMKM dalam acara berskala besar seperti ini tidak hanya memperkenalkan produk dan kuliner lokal. Lebih jauh, acara diharapkan menciptakan aktivitas ekonomi dan memberi eksposur yang lebih luas bagi pemilik usaha.
Bagi kami, kehadiran UMKM dalam Pesta Rakyat mampu menciptakan perputaran ekonomi dan memberikan manfaat bagi pemilik usaha sekaligus masyarakat,
Panitia menekankan bahwa pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah selaras dengan slogan HUT Ke-81 RI: Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Dengan demikian, perayaan kemerdekaan juga dimaknai sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui partisipasi aktif UMKM dan masyarakat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Malam Renungan Suci HUT RI 2026: Makna dan Rangkaian
Malam Renungan Suci digelar 16 Agustus 2026 di TMP Kalibata untuk menghormati pahlawan menjelang puncak peri...
Wamen Viva Yoga: Transmigrasi Percepat Integrasi Sosial dan Pertumbuhan Ekonomi
Wamen Viva Yoga: program transmigrasi dorong integrasi sosial, buka 61 usulan kawasan, dan perkuat ekonomi l...
Zulhas: Indonesia Capai Swasembada Beras, Jagung, dan Garam
Zulhas menyatakan Indonesia swasembada beras 2025 dengan surplus 4,2 juta ton; jagung dan garam konsumsi jug...
Simak Enam Makna Lambang Tunas Kelapa Pramuka
Lambang Tunas Kelapa Pramuka mengandung enam makna filosofis yang mencerminkan ketahanan, adaptasi, cita-cit...
Opu Daeng Risaju, Perempuan Pertama Pimpin Partai Islam
Opu Daeng Risaju, pejuang dari Luwu, tercatat sebagai perempuan pertama pimpin partai politik Islam dan dian...
Teknologi Bikin Anak Asmat Betah Sekolah, Dinas Pendidikan: Ini Caranya
Perangkat digital di Asmat membuat siswa lebih aktif dan termotivasi datang ke sekolah, kata Kepala Dinas Pe...