Ekonomi

Perpanjangan Peron Stasiun Bogor Capai 62,31 Persen

Bagikan:
Pembangunan perpanjangan peron Stasiun Bogor dengan tiang kanopi dan alat konstruksi

Pembangunan perpanjangan peron 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor telah mencapai 62,31 persen per 12 Juni 2026. Proyek ini dikerjakan untuk mengantisipasi pertumbuhan volume pengguna Commuter Line dan menyiapkan rangkaian 12 kereta secara aman.

Progres pembangunan

KAI Daerah Operasi 1 Jakarta melaporkan bahwa pekerjaan konstruksi fisik kini memasuki tahap pembangunan tiang kanopi. Target utama proyek adalah memperpanjang peron agar dapat menampung kereta dengan konfigurasi 12 unit kereta.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menegaskan perlunya optimalisasi fasilitas stasiun segera dilakukan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang.

"Kami terus berkoordinasi dengan KAI Daop 1 Jakarta untuk memastikan pengerjaan proyek ini berjalan tepat waktu dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan (safety) dan kenyamanan para pengguna,"

Pertumbuhan penumpang

Data manifestasi menunjukkan kenaikan signifikan jumlah pengguna di Stasiun Bogor selama lima bulan terakhir. Secara kumulatif, angka penumpang yang naik dan turun meningkat jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Periode Pengguna Naik Pengguna Turun Kenaikan (%)
2026 (5 bulan) 7.740.259 7.511.320
2025 (5 bulan) 7.358.244 7.338.343 Naik 5,19% (naik), 2,36% (turun)

Karina menyebut tren penumpang sangat positif dan KAI Commuter sudah menyediakan selasar sementara untuk menjamin kenyamanan pejalan kaki selama konstruksi berlangsung.

"Capaian tersebut menunjukkan peningkatan jumlah pengguna jika dibanding periode yang sama di tahun 2025 lalu,"

Pengaturan operasional selama konstruksi

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan seluruh pekerjaan berjalan berdasarkan perencanaan matang. Pengawasan ketat diterapkan untuk menjaga kelancaran perjalanan kereta selama masa konstruksi.

"Kami memastikan kesiapan infrastruktur dalam mendukung operasional Commuter Line dengan rangkaian 12 kereta (SF12). Selama pekerjaan berlangsung, pengaturan pola operasi dan rekayasa pelayanan terus dilakukan,"

Franoto juga menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan. Beberapa pelanggan diarahkan melalui Hall Taman Topi, Pintu Timur, dan Jembatan Penyeberangan Orang Paledang menuju Hall Barat.

Proyeksi dan penutup

KAI Commuter optimistis perpanjangan peron dan penataan jalur rel akan meningkatkan kapasitas, keselamatan operasi, dan kenyamanan pengguna. Pekerjaan ini diharapkan memperkuat layanan Commuter Line dan memberi pengalaman mobilisasi yang lebih andal bagi penumpang.

Dengan langkah pengaturan operasional dan fasilitas sementara, KAI menargetkan proses pembangunan berlangsung lancar tanpa mengorbankan layanan harian bagi pengguna stasiun.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait