MIND ID Catat Pendapatan Rp159,46 T pada 2025, Hilirisasi Dorong Pertumbuhan
MIND ID mencatat pendapatan Rp159,46 triliun sepanjang tahun buku 2025, naik 10 persen dari realisasi 2024 sebesar Rp145,21 triliun. Perusahaan juga membukukan laba bersih Rp29,89 triliun, atau 16 persen di atas target, menurut laporan yang dibahas pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 11 Juni 2026.
Kinerja Keuangan 2025
Pendapatan dan laba bersih MIND ID tumbuh di tengah tantangan ekonomi global. Perusahaan melaporkan kontribusi langsung ke negara dan pemangku kepentingan melalui pajak, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), royalti, dan dividen senilai Rp22,6 triliun.
Hilirisasi Jadi Penggerak Utama
Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menyatakan bahwa pertumbuhan itu didukung oleh konsistensi program hilirisasi mineral dan batu bara—yang merupakan mandat pemerintah. Menurutnya, MIND ID berperan sebagai integrator yang menghubungkan rantai pasok hilirisasi untuk komoditas strategis.
"Pencapaian ini merupakan bukti nyata komitmen manajemen MIND ID dalam menjamin pengelolaan perusahaan negara yang mampu memberi kontribusi optimal bagi Indonesia,"
Proyek Hilirisasi dan Sinergi Grup
Beberapa proyek hilirisasi yang menjadi andalan antara lain sinergi antara PT Aneka Tambang Tbk dan PT Freeport Indonesia dalam rantai pasok hilirisasi emas. Selain itu, MIND ID mengembangkan rantai pasok bauksit–alumina–aluminium yang melibatkan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), ANTAM, dan PT Bukit Asam Tbk.
Perusahaan juga mendorong penguatan ekosistem baterai kendaraan listrik nasional sebagai bagian dari strategi diversifikasi dan peningkatan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri.
Tata Kelola dan Pandangan ke Depan
Laporan keuangan MIND ID memperoleh opini "Wajar Dalam Semua Hal yang Material" dari Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti dan Surja, yang merupakan anggota Ernst & Young Global Limited. Opini audit ini mendukung klaim soliditas pelaporan dan tata kelola perusahaan.
"MIND ID akan terus melanjutkan pertumbuhan kinerja yang sehat dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham serta seluruh pemangku kepentingan,"
Ke depan, MIND ID menegaskan akan melanjutkan agenda hilirisasi mineral untuk meningkatkan nilai tambah domestik dan memperkuat keberlanjutan usaha. Strategi terintegrasi di seluruh anggota grup disebut sebagai kunci untuk menjaga ketahanan bisnis di tengah dinamika pasar global.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
IHSG Dibuka Menguat 0,14% ke 6.018,08, Sentimen Minyak & Inflasi Jadi Perhatian
IHSG dibuka menguat 0,14% ke 6.018,08 pada 2 Oktober 2026; sentimen minyak, inflasi, dan ketegangan geopolit...
Rupiah Menguat Dibuka, Risiko Tekanan dari Kenaikan Harga Minyak
Rupiah dibuka menguat ke Rp17.910 per dolar, namun berisiko melemah karena kenaikan harga minyak dan ketegan...
IHSG Diperkirakan Melemah, Pasar Cermati Laju Inflasi
IHSG diperkirakan melemah dan menguji level 6.000 di tengah aksi jual asing serta kenaikan inflasi September...
DJP Percepat Pemungutan PPh 22 melalui Empat Lokapasar
DJP mempercepat pemungutan PPh Pasal 22 melalui lokapasar mulai 1 Oktober 2026; empat platform ditunjuk dan...
Dua Wamenkeu Dilantik, Kemenkeu Perkuat Pelaksanaan APBN
Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman dilantik sebagai Wamenkeu pada 1 Okt 2026 untuk memperkuat pelaksana...
Rupiah Turun ke Rp17.966 di Tengah Ketidakpastian AS–Iran
Rupiah melemah 0,40% ke Rp17.966 per dolar pada 1 Okt 2026, terdorong ketidakpastian AS–Iran dan pergeseran...